Megahnya National Stadium Bikin Demam Panggung

ASEAN Para Games

Megahnya National Stadium Bikin Demam Panggung

Lucas Aditya - Sport
Jumat, 04 Des 2015 10:14 WIB
Megahnya National Stadium Bikin Demam Panggung
detikSport/Lucas Aditya
Jakarta -

Cabang Sepakbola Cerebral Palsy ajang ASEAN Para Games 2015 sudah memainkan pertandingan lebih awal. Pemain tim nasional Indonesia menjalani laga pembuka melawan tuan rumah Singapura dengan dihinggapi demam panggung.

Suasana National Stadium, Kamis (3/12/2015) siang cukup riuh, kira-kira ada sekitar 2.000-an orang pendukung Singapura yang mendukung timnasnya bermain. Mereka memadati sisi tribun timur stadion, dengan menyanyikan yel-yel penyemangat.

Indonesia memakai jersey tandang dengan kombinasi putih-hitam-putih. Sementara itu, Singapura mengenakan seragam merah-merah-merah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi tim 'Merah-Putih', ini merupakan pengalaman pertama tim sepakbola CP untuk melakoni pertandingan. Menjalani pertandingan debut di negeri orang dan bermain di stadion yang megah mempunyai kesan tersendiri buat para pemain.

Kapten tim Indonesia, Sobirin, menyebutkan bahwa ada sedikit perasaan grogi saat menjejakan kaki di rumput lapangan stadion.

"Wah lumayan demam panggung juga sih. Untuk pertama kali beradaptasi dengan lapangan masih kaku, babak kedua sudah enjoy. Sempat grogi juga melakoni pertandingan internasional," kata Sobirin saat berbincang dengan detikSport.

"Saya belum pernah bermain di Senayan. Ikut ajang seperti ini baru pertama kali," imbuh penggemar Evan Dimas Darmono itu.

Demam pangung itu lantas berdampak dalam performa mereka di atas lapangan. Skema permainan yang direncanakan pelatih, Fadillah Umar, tak berjalan.

"Karena tak berjalan itu maka kami gagal memberikan tekanan di babak pertama, setelah babak kedua baru pemain bisa memberikan ancaman," ucap Umar.

Hasil yang kurang bagus didapat oleh tim Indonesia dalam pertandingan pertama ini, mereka takluk 0-1 dari Singapura. Digempur oleh tim tuan rumah, gawang yang dikawal oleh Amin Rosyid akhirnya bobol saat laga menyisakan satu menit. Gol tim tuan rumah dilesakkan oleh Khairul Anwar.

Satu penyesalan besar diucapkan oleh Rosyid karena gagal membendung tendangan yang Khairul yang memastikan kemenangan Singapura itu. Dia juga mengungkapkan misinya untuk bangkit saat melawan Thailand, Jumat (4/12) malam waktu setempat.

"Saya yakin bisa menangkap, tapi malah bisa lolos," ungkap Amin.

"Kami harus bisa bangkit. Kami optimistis bisa mendapat hasil bagus saat melawan Thailand. Untuk bisa tampil bagus kami harus percaya diri, enjoy, dan juga percaya pada teman-teman satu tim," imbuh kiper kelahiran tahun 1991 itu.

Di pertandingan pertama, Thailand bisa memetik hasil positif. Mereka mencukur Malaysia dengan skor akhir 6-1.

(cas/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads