Emas dan Rekor di Hari Pertama, Awal Bagus untuk 'Merah Putih'

ASEAN Para Games

Emas dan Rekor di Hari Pertama, Awal Bagus untuk 'Merah Putih'

Lucas Aditya - Sport
Jumat, 04 Des 2015 20:40 WIB
Emas dan Rekor di Hari Pertama, Awal Bagus untuk Merah Putih
Singapura - Kontingen Indonesia di ASEAN Para Games sukses menorehkan emas di hari pertama sekaligus mencetak rekor baru. Ini merupakan awal yang bagus untuk mempertahankan uara umum sekaligus bukti matangnya persiapan.

Seperti diketahui, beberapa paralimpian Indonssia tampil gemilang dengan menorehkan rekor saat mendulang emas di hari pertama perhelatan APG 2015, Jumat (4/12/2015). Di antaranya perenang Marinus Melianus Yowei dan Guntur, serta Yohanis Bili di cabang lempar lembing atletik.

Torehan terbaik dibuat perenang Marinus Melianus yang tampil di nomor 100 meter gaya dada kelompok S13. Berlaga di Aquatic Stadium, Marinus merebut emas dengan catatan waktunya 1 menit 14,79 detik dengan mengalahkan wakil Thailand dan Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Catatan waktu terebut lebih baik dari rekor Asian Para Games yakni 1 menit 17 detik atas namanya sendiri yang ditorehkan pada Asian Para Games 2014 di Incheon. Selain itu, dia juga melebihi catatan rekor APG, 1 menit 18 detik atas namanya sendiri yang dibuatnya di Myanmar tahun lalu.

Dengan torehan rekor baru se-Asia Tenggara dan Asia, Marinus menobatkan dirinya sebagai paralimpian tercepat di Asia di nomor 100 meter gaya dada kelompok S13.

Emas Marianus adalah emas kedua kontingen Indonesia hari ini. Sementara, yang pertama direbut oleh Yohanis Bili di arena lempar lembing atletik kelas F44 yang berlangsung di National Stadium Singapura. Sama seperti Marianus, Bili juga mencetak rekor baru APG dengan lemparan sejauh 53,70 meter, lebih baik dari catatan rekor APG sebelumnya yaitu 52 meter.

Atas pemecahan dua rekor tersebut, kontingen Indonesia pun mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, yang datang langsung ke area pertandingan dan mengalungkan medali ke Bili di atas podium.

Menurut Imam, ini adalah langkah awal yang bagus dalam rangka mempertahakan gelar juara umum dan berharap bisa menginspirasikan atlet-atlet lain untuk meraih sukses serupa.

"Selamat kepada paralimpian yang sukses mempersembahkan emas bagi Merah Putih, terlebih paralimpian yang sekaligus menorehkan rekor baru di ASEAN Para Games kali ini," tutur Imam

"Perebutan medali masih panjang, teruslah berjuanglah mempertahankan gelar juara umum," sambung Imam yang didampingi istri dan Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora sekaligus CDM APG 2015, Faisal Abdullah.

Selain Yohanis, Indonesia bisa menambah medali emas lewat cabang lompat jauh-F20 yang diraih oleh Rica Octavia. Dari cabang renang, ada tiga medali emas yang diraih. Selain Marianus, juga ada Guntur yang menjadi pemenang di dua nomor, 100 meter gaya dada-SB8 dan 100 meter gaya bebas-S8.

Sampai malam ini, Indonesia sudah dapat 9 emas, 9 perak, dan 9 perunggu.

(cas/mrp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads