Seperti diketahui, beberapa paralimpian Indonssia tampil gemilang dengan menorehkan rekor saat mendulang emas di hari pertama perhelatan APG 2015, Jumat (4/12/2015). Di antaranya perenang Marinus Melianus Yowei dan Guntur, serta Yohanis Bili di cabang lempar lembing atletik.
Torehan terbaik dibuat perenang Marinus Melianus yang tampil di nomor 100 meter gaya dada kelompok S13. Berlaga di Aquatic Stadium, Marinus merebut emas dengan catatan waktunya 1 menit 14,79 detik dengan mengalahkan wakil Thailand dan Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan torehan rekor baru se-Asia Tenggara dan Asia, Marinus menobatkan dirinya sebagai paralimpian tercepat di Asia di nomor 100 meter gaya dada kelompok S13.
Emas Marianus adalah emas kedua kontingen Indonesia hari ini. Sementara, yang pertama direbut oleh Yohanis Bili di arena lempar lembing atletik kelas F44 yang berlangsung di National Stadium Singapura. Sama seperti Marianus, Bili juga mencetak rekor baru APG dengan lemparan sejauh 53,70 meter, lebih baik dari catatan rekor APG sebelumnya yaitu 52 meter.
Atas pemecahan dua rekor tersebut, kontingen Indonesia pun mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, yang datang langsung ke area pertandingan dan mengalungkan medali ke Bili di atas podium.
Menurut Imam, ini adalah langkah awal yang bagus dalam rangka mempertahakan gelar juara umum dan berharap bisa menginspirasikan atlet-atlet lain untuk meraih sukses serupa.
"Selamat kepada paralimpian yang sukses mempersembahkan emas bagi Merah Putih, terlebih paralimpian yang sekaligus menorehkan rekor baru di ASEAN Para Games kali ini," tutur Imam
"Perebutan medali masih panjang, teruslah berjuanglah mempertahankan gelar juara umum," sambung Imam yang didampingi istri dan Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora sekaligus CDM APG 2015, Faisal Abdullah.
Selain Yohanis, Indonesia bisa menambah medali emas lewat cabang lompat jauh-F20 yang diraih oleh Rica Octavia. Dari cabang renang, ada tiga medali emas yang diraih. Selain Marianus, juga ada Guntur yang menjadi pemenang di dua nomor, 100 meter gaya dada-SB8 dan 100 meter gaya bebas-S8.
Sampai malam ini, Indonesia sudah dapat 9 emas, 9 perak, dan 9 perunggu.
(cas/mrp)











































