Aher: Semoga PON XIX Jadi Momen Kebangkitan Olahraga Indonesia

Aher: Semoga PON XIX Jadi Momen Kebangkitan Olahraga Indonesia

Meylan Fredy Ismawan - Sport
Kamis, 10 Des 2015 06:04 WIB
Aher: Semoga PON XIX Jadi Momen Kebangkitan Olahraga Indonesia
(detikSport/Meylan Fredy Ismawan)
Bandung - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, punya harapan besar terhadap Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang akan digelar di wilayahnya pada 2016. Aher berharap PON XIX jadi momen bangkitnya prestasi olahraga Indonesia.

Jabar akan menjadi tuan rumah PON XIX pada 9-21 September 2016. Mengusung tagline "Berjaya di Tanah Legenda", event empat tahunan ini akan dilaksanakan di 59 venue yang tersebar di 15 kabupaten/kota.

Menurut Aher, momentum PON tahun depan harus bisa dimanfaatkan untuk membangkitkan prestasi olahraga Indonesia yang saat ini masih tertinggal dari negara-negara lain, bahkan dari negara-negara yang jumlah penduduknya jauh lebih sedikit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prestasi bangsa ini harusnya berbanding lurus dengan jumlah penduduk negeri kita. Kita bisa lihat berapa medali yang didapat Republik Rakyat China di Olimpiade. Amerika Serikat berapa yang mereka dapatkan," ujar Aher di Bandung, Rabu (9/12/2015).

"Kita kalah sama yang penduduknya lebih kecil seperti Korea dan Jepang. Sebagai bangsa, kita harus pikirkan ini untuk dikelola dengan baik. Biasanya kemajuan olahraga berbanding lurus dengan kemajuan ekonomi dan teknologi. Ekonomi maju, teknologi maju, olahraga juga maju. Oleh karena itu, kita harus memajukan ekonomi kita, kita harus meningkatkan penguasaan teknologi kita," tambahnya.

"Mudah-mudahan peristiwa PON di Jawa Barat ini menjadi sebuah momentum untuk mengukuhkan kebangkitan olahraga kita. Makanya kita punya tagline berjaya di tanah legenda," kata Aher.

Untuk memudahkan penyelenggaraan PON XIX, Pengurus Besar (PB) PON XIX juga membentuk sub PB PON di 15 kabupaten/kota yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan PON XIX. Sub PB PON itu akan dipimpin langsung oleh bupati atau walikota di masing-masing daerah.

"Supaya masing-masing bupati atau walikota terlibat penuh, punya tanggung jawab. Ketika pertandingan diselenggarakan di Indramayu, maka Bupati Indramayu menjadi ketua sub PB PON," kata Aher.



(mfi/nds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads