Menyambut Asian Games 2018, kawasan Gelora Bung Karno akan direnovasi mulai Januari. Diperkirakan renovasi bakal memakan waktu yang cukup lama maka KOI meminta agar para penyewa area GBK pindah untuk sementara waktu.
Kawasan GBK memang menjadi lokasi utama perhelatan Asian Games 2018. Selain menjadi lokasi perebutan medali beberapa cabang olahraga, GBK menjadi tempat perhelatan pembukaan dan penutupan pesta olahraga negara-negara se-Asia itu.
Kondisinya yang sudah tua, diresmikan pada 1962, GBK pun butuh renovasi menjelang Asian Games 2018. Konsekuensinya, seluruh pihak yang memanfaatkan ruangan sebagai kantor dan tempat latihan diminta mencari lokasi baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Sekjen Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) itu mengatakan dengan status sewa daari seluruh kantor di kawasan GBK, sudah sepatutnya para pengurusnya ikhlas untuk tempatnya di renovasi. Termasuk PSSI.
Ya meskipun sedang dibekukan olef FIFA, PSSI masih berkegiatan di GBK. Malah Januari 2015, PSSI meresmikan kantor barunya yang menghabiskan biaya sekitar Rp 13 miliar.
"Kalau harus kenapa tidak? Kalau untuk saya yang namanya renovasi ya harus ikhlas. PB/PP cabor yang ada di sana kalau menurut saya harus terima risikonya. Toh, setelah renovasi mereka kan dapat tempat yang bagus," ungkapnya.
Memang sampai saat ini belum ada detail gambaran renovasi GBK. Menurut Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S. Dewa Broto, renovasi menjadi kebijakan Pengelola GBK. Mereka jugalah yang akan menginformasikan kepada pengurus yang berkantor di GBK dan mereka yang berlatih di sana.
(mcy/fdn)










































