Dana Launching Asian Games 2018 Diperkirakan Mencapai Rp 3 Miliar

Dana Launching Asian Games 2018 Diperkirakan Mencapai Rp 3 Miliar

Mercy Raya - Sport
Rabu, 23 Des 2015 01:35 WIB
Dana Launching Asian Games 2018 Diperkirakan Mencapai Rp 3 Miliar
Jakarta - Peluncuran logo Asian Games 2018 kini akan digelar di Parkir Timur Senayan, Jakarta, pada 27 Desember mendatang. Acara itu diperkirakan menyedot biaya Rp 3 miliar.

Sejumlah kegiatan akan memeriahkan event yang rencananya juga dihadiri para pejabat negara tersebut. Dimulai dari Presiden RI Joko Widodo, Duta Besar negara-negara Asia, Olympic Council of Asia serta International Olympic Committe (IOC), hingga olimpian hampir dipastikan bakal hadir.

"Susunan acaranya sendiri akan dimulai dengan jalan sehat dan senam yang dimulai pukul 06.00 pagiβ€Ž di Parkir Timur Senayan menuju jalan Sudirman dengan jarak 5 kilometer. Kemudian acara hiburan kurang lebih sampai pukul 11.00 WIB. Acara kemudian dilanjutkan pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB," kata Wakil Ketua Umum KOI Muddai Madang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tentu berharap Pak Presiden bisa hadir karena acaranya sendiri akan diikuti kurang lebih 10.000 orang. Sementara untuk senam sekitar 2.000 sampai 3.000 orang," sambung Sekjen KOI Doddy Iswandi.

Sementara dana yang dibutuhkan untuk acara iniβ€Ž menurut Doddy mencapai Rp 3 miliar. "Dana itu masih hitung-hitungan kasar. β€ŽKami masih belum bisa pastikan, itu perhitungan sampai hari ini," ungkap mantan Sekjen PGSI tersebut.

Doddy mengaku belum bisa mengungkap lantaran ada sedikit perubahan acara. Sebelumnya, konsep acara tersebut tidak menggunakan siaran langsung televisi. Tapi kini peluncuran Asian Games itu bakal disiarkan langsung di dua stasiun televisi, kendati ia juga belum bisa secara detil mengungkap televisi mana.

"Nah, nominal (Rp 3 miliar) itu belum β€Ždengan siaran televisi. Intinya kami tetap upayakan agar tidak lebih dari anggaran itu," katanya.

Tak hanya soal siaran langsung, perubahan lain juga dilakukan terkait rencana road to Asian Games ke enam kota pada 29-31 Desember mendatang.

Bali tidak masuk hitungan dalam road enam kota, lantaran pulau Dewata itu sebelumnya sudah lebih dulu menggelar kampung olahraga, yang juga merupakan bentukan sosialisasi dan promosi Asian Games 2018.

"Ya, supaya tidak ada double-double makanya Bali kami tukar dengan Balikpapan. Sementara kota-kota lainnya masih tetap seperti rencana semula, yakni akan ada karnaval dari sejumlah cabang olahraga seperti barongsai, pencak silat, dan lainnya. Intinya kami ingin sosialisasi ini berjalan baik supaya suasana Asian Games bisa terasa hingga ke pelosok negeri," tandas Doddy.



(mcy/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads