Menpora Soal Prestasi Olahraga 2015, MotoGP, dan Dukungan untuk Rio

Menpora Soal Prestasi Olahraga 2015, MotoGP, dan Dukungan untuk Rio

Amalia Dwi Septi - Sport
Senin, 28 Des 2015 17:58 WIB
Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, tak menyangkal kalau beberapa target prestasi olahraga di tahun 2015 ada yang meleset. Posisi lima di SEA Games dan kegagalan mempertahankan juara umum Asean Para Games jadi catatan.

Demikian diungkapkan Imam dalam acara lesehan Bareng Menpora yang digelar di Kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta, Senin (28/12/2015) hari ini.

Di ajang SEA Games, Indonesia hanya bisa duduk di posisi lima klasemen perolehan medali. Tak pernah sebelumnya Indonesia dapat hasil seburuk itu di ajang tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara pada Asean Paragames Indonesia cuma bisa berada di posisi kedua, kalah dari Thailand yang jadi juara umum. Namun demikian, di ajang Asean School Games, Indonesia sukses menjadi juara umum.

"Kami berharap, ke depannya prestasi akan semakin baik," ucap Imam.

Untuk MotoGP, dia yakin Indonesia akan menjadi tuan rumah, meski banyak negara lain yang menggoda. Dia yakin karena LOI sudah ditandatangani, dan proses mencari sponsor untuk menjadi tuan rumah jalan terus.

Pun demikian dengan dukungan pemerintah agar Rio Haryanto bisa tampil di F1. Kekurangan dana yang mencapai 8 juta Euro, sedang diusahakan. Sebelumnya, banyak BUMN yang sudah masuk dan mampu memberikan 5,2 juta EURO untuk menutup kebutuhan yang mencapai belasan juta Euro.

"Ini akhir tahun, jadi BUMN sedang penutupan anggaran, dan pengusaha sedang banyak yang berlibur. Kalau mereka kembali, insyaAllah semua terpenuhi," lanjut dia.

Selain berbicara soal prestasi olahraga Indonesia, Menteri 42 tahun itu juga membahas soal penyerapan anggaran untuk tahun 2015. Kemenpora disebutnya sudah melakukan penyerapan anggaran untuk Pagu APBN 2015 sebesar 87,66 persen hingga 23 Desember lalu. Di akhir tahun, kementerian yang dipimpinnya mengejar target penyerapan sampai 90 persen.

Menurut Imam, sampai hari ini, masih ada beberapa program yang belum masuk dalam pelaporan penyerapan. Salah satunya terkait launching Asian Games 2018 dan kampanye 'Ayo Olahraga'.

"Penyerapan ini jalan terus, InsyaAllah, sampai akhir tahun bisa terserap sampai 90 persen," katanya saat ditemui dalam acara lesehan Bareng Menpora.

Walaupun baru terserap sebanyak 87 persen lebih dari anggaran 2015, itu sejatinya telah memenuhi target Kemenpora. Mereka mematok penyerapan 80 persen sampai akhir tahun ini.

"Ini sudah melebihi target, saya berterima kasih banyak program yang bisa dijalankan dengan maksimal," ungkapnya.

(ads/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads