Djokovic Raja di Melbourne, Rio Haryanto Gabung Campos

Kaleidoskop Olahraga 2015 (Februari)

Djokovic Raja di Melbourne, Rio Haryanto Gabung Campos

Femi Diah - Sport
Selasa, 29 Des 2015 13:47 WIB
Djokovic Raja di Melbourne, Rio Haryanto Gabung Campos
Getty Images
Jakarta - Februari menjadi panggung bagi petenis Serbia, Novak Djokovic, dengan menjadi juara turnamen tenis Grand Slam Australia Terbuka. Di arena dalam negeri, Rio Haryanto resmi menjadi pebalap Campos.

Djokovic menjadi kampiun Australia Terbuka setelah mengalahkan Andy Murray di babak final yang bergulir 1 Februari. Petenis nomor satu dunia itu menang dengan skor 7-6(5), 6-7(4), 6-3 dan 6-0.

Gelar tersebut menjadi koleksi kelimanya. Sebelumnya, Djokovic mendapatkan di tahun 2008, 2011, 2012, dan 2013. Dengan jumlah tersebut Djokovic layak mendapatkan julukan Raja Melbourne.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petenis asal Serbia itupun kini menjadi orang pertama di era Open yang memenangi lima titel juara Australia Terbuka. Dia hanya akan berjarak satu titel saja dari rekor enam titel juara milik Roy Emerson.

Di kancah nasional, Musica Champions menjadi juara sektor putra Superliga Badminton sekaligus mempertahankan gelar. Dalam laga final yang bergulir di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali pada Minggu (1/2/2015), Musica memastikan titel dengan skor 3-2 atas Djarum. Gelar itu menjadi koleksi ketiga beruntun milik Musica.

Peringkat ketiga menjadi milik Jaya Raya Jakarta. Tim yang bermarkas di Ragunan, Jakarta itu mengalahkan Tonami Jepang.



Berita menarik lainnya adalah kepastian Rio yang bergabung dengan Campos Racing dengan Arthur Pic sebagai rekan satu tim dalam mengarungi GP2.

Tahun ini menjadi tahun keempat Rio di GP2. Sebelumnya, pebalap asal Solo, Jawa Tengah itu tampil di GP2 bersama Marussia Carlin, Barwa Addax, dan EQ8 Caterham.

Tak melulu kabar gembira yang terjadi di olahraga nasional. Konflik Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kembali mengemuka. Itu dikarenakan pemakaian logo lima ring milik KOI oleh KONI.

Hujan yang terus-menerus juga menganggu latihan pelatnas boling. Lokasi latihan yang ada di Ancol, Jakarta Utara kebanjiran.

(fem/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads