Pastikan Revisi Maskot Asian Games, Kemenpora Gelar Sayembara

Pastikan Revisi Maskot Asian Games, Kemenpora Gelar Sayembara

Femi Diah - Sport
Rabu, 30 Des 2015 13:52 WIB
Pastikan Revisi Maskot Asian Games, Kemenpora Gelar Sayembara
detiksport/Rachman Haryanto
Jakarta -

Kementrian Pemuda dan Olahraga sudah memastikan akan melakukan revisi pada maskot Asian Games 2018. Melalui sayembara publik diundang untuk berpartisipasi. Yuk, ikutan.

Baru diluncurkan pada Minggu (27/12/2015) lalu, maskot Asian Games 2018 yang diberi nama Drawa mengundang banyak perhatian. Sayangnya komentar terkait desain maskot tersebut banyak yang bernada negatif. Drawa yang berwujud burung cendrawasih dianggap terlalu kaku dan 'jadul'.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, sendiri sudah membuka pintu untuk menerima masukan dan usulan dari publik. Soal proses pemilihan akan dibicarakan lebih lanjut awal tahun depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan yang juga juru bicara Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, menyebut Drawa masih bisa didesain ulang. Saat ini Kemenpora bersama KOI tengah menggodok cara terbaik untuk mendapatkan desain ideal.

"Kami akan menggodoknya pada 4 Januari. Kami, kemenpora dan KOI, akan duduk bersama untuk memutuskan bagaimana proses terbaik untuk menyaringnya," kata Doddy Iswandi, sekretaris jenderal KOI, Rabu (30/12/2015).

"Soal anggaran perbaikan maskot itu menjadi kewenangan pemerintah untuk menjelaskan. Begitu pula anggaran pembuatan logo dan maskot yang sudah ada. Saya tahu tapi khawatir angkanya tidak sama. Satu suara saja dari menpora."

"Batas waktu keputusan akan kami tentukan nanti. Kami akan sampikan kepada OCA kalau ada perbaikan maskot. Untuk sayembara mungkin tidak, karena maskot kan sudah ada hanya perlu diperbagus.

"Pada tanggal 4 itu sekaligus kami akan membentuk pantia pelaksana panitia lokal Asian Games. Sambil ini berjalan kami siapkan tim kreatif kami," ucap dia.

Melakukan revisi desain melalui sayembara dinilai sebagai langkah yang ideal. Pemerintah juga disarankan tetap menggandeng agensi. Dengan dua cara itu dijalankan bersama, diharapkan bisa didapat desain terbaik.

"Untuk mencari yang terbaik bisa dengan sayembara dan gandeng agensi. Dua-duanya dijalankan," ucap Kurator Independen yang juga Direktur Galeri Soemardja dan dosen di Fakultas Seni Rupa dan Desain di Institut Teknologi Bandung, Aminudin TH. Siregar.

(fem/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads