Pennetta menjadi juara usai mengalahkan Roberta Vinci di babak final dengan skor 7-6(4), 6-2. Vinci sendiri menghadirkan kejutan sebelum menghadapi Pennetta di partai puncak. Di babak semifinal, Vinci sukses menyingkirkan andalan tuan rumah, Serena Williams.
Serena menderita kekalahan mengejutkan dari Vinci, yang kala itu menempati urutan ke-40 dunia. Setelah memenangi set pertama 6-2, Vinci membalikkan keadaan dengan merebut dua set berikutnya 6-4, 6-4 untuk maju ke final.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imbasnya pun buruk buat harga tiket final tenis putri di AS Terbuka. Lantaran Serena tak bermain di final, harga tiket pun anjlok.
Dilansir ESPN Tennis, sebelum laga Serena melawan Vinci, rata-rata harga tiket di resale market mencapai 1.412 dolar AS, dengan get-in price yang mencapai 271 dolar AS.
Tapi setelah Vinci memenangi pertandingan, harga rata-rata tiket final turun menjadi 1.103 dolar AS dengan get-in price yang juga turun menjadi 124 dolar AS.
Hanya beberapa saat kemudian setelah berita kekalahan Serena tersebar ke seluruh penjuru dunia harga tiket semakin menukik. Harga rata-rata tiket yang ditawarkan menjadi 876 dolar AS dan tiket termurah turun menjadi 'hanya' 70 dolar AS saja.

Dari tunggal putra, Djokovic menjadi juara usai mengalahkan Federer dalam pertandingan selama empat set, 6-4, 5-7, 6-4, dan 6-4. Pertandingan itu sendiri sempat ditunda gara-gara hujan.
Final tunggal putra sedianya dimulai pukul 03.00 WIB dini hari, pada 14 September 2015. Namun sampai pukul 04.00 WIB pertandingan belum dimulai. Di U.S. National Tennis Center hujan masih turun mengguyur lapangan.
Awan mendung terlihat hanya beberapa saat sebelum kedua petenis masuk lapangan untuk melakukan pemanasan. Pertandingan akhirnya benar-benar tertunda karena hujan kemudian turun.
Bagi Djokovic sendiri, itu adalah gelar juara kedua di ajang AS Terbuka. Terakhir kali dia meraih gelar juara didapat pada tahun 2011.
(roz/din)










































