Tahun Baru, Indonesia Dituntut Lebih Serius Siapkan Diri Sambut Asian Games 2018

Tahun Baru, Indonesia Dituntut Lebih Serius Siapkan Diri Sambut Asian Games 2018

Mercy Raya - Sport
Senin, 04 Jan 2016 16:48 WIB
Tahun Baru, Indonesia Dituntut Lebih Serius Siapkan Diri Sambut Asian Games 2018
Adek Berry/AFP
Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (kemenpora) harus bekerja ekstra keras untuk membuktikan ada kemajuan persiapan sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Akhir bulan ini keseriusan akan dinilai Dewan Olimpiade Asia.

Sebagai tuan rumah Asian Games 2018, Indonesia mulai menunjukkan gairahnya. Logo dan maskot dirilis 27 Desember meskipun dalam perjalanannya mendapatkan kritik tajam dari publik hingga akan direvisi. Peluncuruan itupun sudah molor dari jadwal semula yang semestinya bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional, 9 September. Setelah itu, digeber sosialisasi Asian Games di enam kota.

Hanya saja, persiapan fasilitas berupa renovasi venue dan pembangunan wisma atlet belum bisa dimulai sesegera mungkin. Persoalan dana yang bersumber dari APBN dan APBD masih menjadi kendala karena belum cair.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal Indonesia hanya mempunyai waktu hingga 30 Januari untuk membuktikan adanya perkembangan kesiapan sebagai tuan rumah. Pada tanggal tersebut, OCA akan menagih laporan perkembangan kesiapan dalam Koordinasi Komite (CorCom) di Jakarta.

"Itu artinya kita harus tebal kuping karena akan kelihatan rapor kita apa saja (dalam menyiapkan diri sebagai tuan rumah Asian Games," kata Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, di Jakarta, Senin (4/1/2015).

"Agenda lain mungkin perubahan usulan cabor. Seperti kita tahu, kemarin Palembang sempat mengusulkan untuk menambah cabor yang dipertandingkan di sana--ada penukaran dengan Jakarta. Tapi nanti yang mungkin bicara bukan atas nama Palembang, tapi Inasgoc.

"Intinya, harapan kami setelah rapat CorCom nanti tidak ada perubahan lagi (tentang apapun apakah usulan cabor atau penambahan cabor) karena akan berpengaruh kepada masterplan," ujar Gatot.

Sebelum digelar Koordinasi Komite itu, pada 14-16 Januari akan dihelat koordinasi OCA dengan KOI dan kemenpora untuk membahas hak siar dan antidoping di Jakarta.

"Namun, di internal KOI kami akan rapat dulu Selasa (5/1) besok terkait semua hal, tentang cabor atau nomor-nomor pertandingannya. Karena bertemu OCA tentu harus ada persiapan dari kami dulu. Sejauh apa perkembangan yang sudah kami lakukan selama setahun kemarin," ucap Sekretaris Jendral KOI, Doddy Iswandi.

(mcy/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads