Tiga Bulan, Waktu untuk Merampungkan Desain Baru Drawa

Tiga Bulan, Waktu untuk Merampungkan Desain Baru Drawa

Mercy Raya - Sport
Rabu, 06 Jan 2016 23:43 WIB
Tiga Bulan, Waktu untuk Merampungkan Desain Baru Drawa
detikSport/Mercy Raya
Jakarta -

Sejak diputuskan untuk didesain ulang, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf), Triawan Munaf, terus mengebut pengerjaan maskot Asian Games 2018, Drawa.

Salah satu usaha mereka adalah menunjuk lima panelis dari Bekraf sebagai pembuat Terms of Reference dan persyaratan, berikut menilai sampai akhirnya Kemenpora mendapatkan produk desain yang matang dan menjadi sebuah kemasan dari Asian Games 2018.

Lima panelis itu adalah Nilam P. Moeliono (Direktur pengembangan bisnis Interbrand), Zinnia Nizar-Sompie (Ketua Asosiasi Desainer Grafis Indonesia), Henry Manampiring (Direktur Eksekutif Leo Burnett Indonesia), Ricky Pesik (Wakil Kepala BEKm), dan Elwin Mok (Managing Creative Director Celcius).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mulai besok mereka sudah mulai bekerja membuat TOR (Terms of Reference) sekaligus me-listing perusahaan-perusahaan mana yang bisa diundang. Setelah diundang kami briefing dulu, kemudian kami perkecil kira-kira 5-7 perusahaan. Jadi mana perusahaan yang masuk standar persyaratan. Setelah itu mereka diberi waktu sebulan untuk membuat desain. Ya, total-total sampai Drawa jadi itu tiga bulan," kata Triawan, dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora Senayan, Rabu (6/1/2015).

Triawan mengapresiasi Kemenpora karena telah melibatkan Bekraf dalam pembuatan rancangan maskot yang baru. "Dari awal memang kami tidak dilibatkan karena memang pemahaman tentang graphic design di kalangan pemerintahan belum merata. Ya, minimal hal ini menjadi titik awal kita untuk mengubah itu semua," katanya.

Menyoal poin-poin penting sayembara yang sudah disiapkan panelis seperti mencerminkan secara kuat tema Asian Games 2018, menampilkan karakter unik, segar, kekinian, tanpa kehilangan sentuhan ke-Indonesia-annya, universal, mempertimbangkan kompleksitas sistem, produksi, implementasi, saat ini sudah berada di tim panelis.

Cuma, bola saat ini berada di tangan Kemenpora. "Dalam pertemuan tadi sudah kami sampaikan, tinggal menunggu disetujui Menpora," kata Zinnia Nizar-Sompie, salah satu panelis.

Dalam kesempatan yang sama, Menpora Imam Nahrawi menunjukkan perasaan lega. Karena akhirnya masalah maskot mendapatkan solusi. "Kami membuktikan masih membuka diri atas kritik dan masukan dari semua pihak," kata Imam.

Terkait ikon apa yang akan dikeluarkan, Imam belum bisa mengungkap secara detail. "Nanti kita lihat akan jadi seperti apa. Yang jelas ini akan betul-betul menjadi spirit Indonesia. Pun jika nanti sudah jadi dan sudah kami (Kemenpora) tetapkan pasti ada yang mengkritik. Tapi itu akan jadi putusan final dan kami sudah berusaha yang terbaik lewat mekanisme yang transparan seperti ini," pungkasnya.



(mcy/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads