Jakarta Didesak Gerak Cepat Bangun Velodrome dan Venue Equestrian

Jakarta Didesak Gerak Cepat Bangun Velodrome dan Venue Equestrian

Mercy Raya - Sport
Senin, 11 Jan 2016 20:31 WIB
Jakarta Didesak Gerak Cepat Bangun Velodrome dan Venue Equestrian
Jakarta - DKI Jakarta dianggap belum memberikan kemajuan yang signifikan dalam pembangunan velodrome di Rawamangun dan renovasi equestrian di Pulomas. Jika dalam waktu sepekan tidak juga bergerak cepat, Kemenpora berencana mengambil langkah alternatif.

Demikian diungkapkan Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, usai melakukan pertemuan di Kementrian PMK dan rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo.

"Memang fokus yang dibahas tadi saat pertemuan di Kementerian PMK dan Rapat terbatas dengan Presiden RI Joko Widodo adalah terkait velodrome dan renovasi equestrian. Karena sampai hari ini masih belum ada kemajuan yang berarti dari DKI. Sementara untuk wisma atlet sudah jauh bahkan malam ini sudah mengumumkan pengumuman undangan lelang," kata Gatot, usai pertemuan dengan kementerian/lembaga terkait Asian Games di Kantor Kementerian PMK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œYa, kami akan terus mendesak Jakarta agar lebih serius terkait pembangunan ini, karena Jakarta ini tugasnya sudah jauh berkurang loh. Seperti renovasi GBK tidak diberi tanggung jawab, kemudian wisma atlet juga tidak ada beban. Sementara di sisi lain Sumatera Selatan pun sudah menyelesaikan beberapa tower dan pembangunan LRT yang sudah mulai dan ditargetkan selesai Juni 2018,” lanjut Gatot.

Jika nantinya tidak ada perkembangan yang terjadi, Kemenpora sudah menyiapkan alternatif-alternatif.

β€œTadi sudah ada alternatifnya (kalau tidak ada kemajuan), tapi kami tidak ingin mengindahkan dulu. Soalnya nanti Jakarta jadi mengandalkan pemerintah pusat terus. Biarlah Jakarta itu menunjukkan gengsinya, masa hanya dikasih dua pekerjaan saja tidak selesai.”

β€œTapi jika sampai satu pekan ke depan tidak ada progress yang signifikan dari Jakarta. Mungkin kami akan mempertimbangkan opsi lain. Yang jelas, tidak mungkin tidak dibangun, karena itu persyaratan dari OCA sendiri,” ungkap Gatot.

Di lain sisi, Kementerian PU dan PERA malam nanti akan membuka undangan lelang bagi yang berminat untuk mengikuti pembangunan wisma atlet Asian Games 2018. Sebagaimana dikatakan Menteri PU, yang akan dibangun terlebih dahulu adalah blok C2 dan D 10.

"Itu sudah menampung cukup para peserta Asian Games di Jakarta. Namun, sekiranya masih kurang akan dibangun untuk wilayah C3, dan yang akan membangun adalah Perumnas," pungkasnya.

(mcy/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads