Kendati tak menjadi fokus PB PASI ke Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Dedeh Erawati tak patah arang, Atlet lari gawang kawakan itu tetap bertekad besar tampil di Brasil.
Catatan waktu terbaik terakhir Dedeh dinilai masih terlalu jauh dari limit Olimpiade. Ia menyimpan 13,18 detik, sedangkan batasan di Olimpiade adalah 13,00 detik, untuk nomor 100 meter (putri).
Kualifikasi atletik, khususnya di nomor lari gawang masih tinggal menyisakan waktu cukup pendek, yakni, pada 1 Juli tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang kariernya Dedeh mempunyai pengalaman tampil di Olimpiade 2008 di Beijing. Empat tahun kemudian ia nyaris berangkat ke London, dan tidak pula mendapatkan wild card dari PB PASI.
Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PASI, Paulus Lay, menyebut bahwa lari estafet 4x100 meter dan jalan cepat sebagai prioritas dapatkan tiket Olimpiade. Perebutan tiket Olimpiade masih berlangsung hingga 1 Juli tahun ini.
Sejauh ini PASI baru melolsokan satu atlet ke Olimpiade, yakni atlet lompat jauh Maria Natalia Londa yang meraih tiket saat meraih medali emas di SEA GAmes 2015 di Singapura.
(fem/a2s)










































