Meski baru tujuh cabang olahraga (cabor) yang mengikuti tes, dari 10 cabor yang masuk proyeksi Olimpiade 2016, namunβ sudah dipastikan tidak ada kondisi atlet yang mengkhawatirkan. Ketuju cabor tersebut adalah bulutangkis, angkat besi, panahan, atletik, renang, voli pantai, dan taekwondo.
Hal itu diungkapkan Direktur Eksekutif Iptek Olahraga Satlak Prima, Prof DR Hari Setiono MPd di PP ITKON, Senayan, Jakarta, pada Jumat (15/1/2016) pagiβ.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil tes yang telah dilakukan baik dan menggembirakan. Tidak ada hal yang mengkhawatirkan. Kalau ada cedera itu ringan dan bisa pulih dalam waktu singkat,β kata Hari.
Dari hasil tes ini juga, Hari mengatakan, Prima sedikitnya sudah memiliki profil atlet yang akan dipakai sebagai landasan untuk penyusunan program kepada masing-masing atlet. Nantinya, hasil tersebut akan disampaikan kepada para pelatih masing-masing cabang sehingga ada kesamaan dalam penerapan program penanganan.
Selain itu, rencananya Prima juga akan memberi βpedampingan menyangkut soal biomekanik untuk teknik, pengaturan nutrisi danΒ gizi serta makanan para atlet. Semua dilakukan agar para atlet nanti siap tempur di Rio de Janeiro. Apalagi Prima menargetkan bisa meloloskan 33 atlet, meningkat dari Olimpiade 2012 yang hanya mengirim 22 atlet.
"Bahkan bila membutuhkan tenaga ahli dari luar negeri, maka akan dikonsultasikan dengan cabang olahraga yang bersangkutan. Cabang yang memerlukan mengajukan ke Prima kemudian kita yang memandu soal standard dan kualitas tenaga ahli itu,β tuturnya.
Dengan program kepelatihan yang terarah itulah diharapkan Indonesia bisa meraih medali emas dan memperbaiki peringkat di Olimpiade.
"Target kita memperbaiki peringkat. Ini memang harus ada medali emas yang bisa direbut. Soal berapa emas yang ditargetkan itu kebijakan dari Ketua Satlak Prima," katanya.
Lebih dari itu, Hari mengapresiasi setiap pengurus induk cabang olahraga yang menerima dengan baik penerapan program kepelatihan performa tinggi dari Satlak Prima. Ini sangat membantu tugas Satlak Prima dalam tugas meningkatkan kemampuan para atlet Indonesia.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik untuk meningkatkan performa atlet. Mereka semua welcome. Ini mengagetkan juga karena semula ada kekhawatiran program ini susah diterima. Namun nyatanya semua menyambut. Tanda positif untuk meraih kemajuan prestasi," ucapnya.
Cabang berikutnya yang akan mengikuti tes adalah balap sepeda, dayung, dan judo.
(mcy/a2s)











































