"Anggaran pastinya belum bisa kami putuskan, karena kami belum tahu jumlah atlet yang dipastikan lolos kualifikasi. Saat ini saya sedang cari waktu untuk minta bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi, Ketua KOI (Komite Olimpiade Indonesia) Erick Thohir, dan Komisi X untuk membahas teknis anggarannya seperti apa Karena selama ini memang yang selalu menjadi kendala selalu terkait teknis anggaran," kata Oktohari ketika dihubungi detikSport, Senin (18/1/2016).
Sebelumnya, pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga menunggu rincian anggaran pasti untuk Olimpiade 2016. Okto, panggilan akrab Raja Sapta Oktohari, baru menyebut kisaran Rp 50 miliar, merujuk pada anggaran Rp 40 miliar untuk Olimpiade 2012 di London.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di luar itu Okto juga berfokus mencari pendanaan tambahan. Dana tambahan ini perlu karena tidak semua anggaran bisa diakomodir oleh pemerintah.
"Dana sponsor kami sudah sampaikan ke beberapa perusahaan swasta, tapi feedback belum kami terima karena rekening Olimpiade juga baru jadi kemarin," tandasnya.
(mcy/a2s)











































