Menurut Okto, demikian Raja Sapta Oktohari akrab disapa, untuk bisa meraih tiket lolos OLimpiade adalah perjuangan yang besar. Untuk itu perlu ada apresiasi untuk para atlet.
"Olimpiade itu adalah pesta paripurna untuk atlet dunia. Mendapatkan medali Olimpiade adalah satu hal luar biasa, tapi bisa berpartisipasi di Olimpiade adalah hal lain. Bagi kami, sudah bisa mendapatkan tiket Olimpiade saja sudah luar biasa. Jadi, buat mereka yang bisa mendapatkan tiket Olimpiade, kami sudah siapkan bonus Rp 100 juta," kata Okto, Rabu (20/1/2016).
Indonesia baru hanya meloloskan 10 atlet ke Olimpiade, yang datang dari tiga cabang yakni panahan, atletik, dan angkat besi. Adapun balap sepeda, kano dan equestrian sudah dipastikan tidak masuk dalam proyeksi. Sementara judo, taekwondo, renang, bulutangkis, rowing, dan voli pantai.
Meski sudah dapat bonus awal, Okto tetap mengharapkan ada torehan prestasi yang lebih baik ketimbang hanya meraih tiket Olimpiade.
"Tentu saja kami ingin atlet-atlet yang raih tiket bisa berjuang juga untuk meraih medali, karena bonus ini juga sebagai bentuk motivasi juga," ungkapnya.
Tak hanya itu, dia juga menyatakan siap untuk membantu para atlet dalam usaha merebut tiket Olimpiade. Salah satu upaya yang sudah ia lakukan adalah mengunjungi sejumlah cabang proyeksi Olimpiade, seperti yang sudah dilakukan dengan menyambangi pelatnas bulutangkis, voli pantai, dan panahan. Selain mendata apa saja yang menjadi permintaan cabor, Okto juga memberikan motivasi kepada para atlet dan pelatih.
"Jadi untuk para atlet jangan sungkan untuk menghubungi CdM dan tim, jika ada kebutuhan spesifik yang harus dipersiapkan jelang keberangkan ke Rio de Janeiro. Lebih baik kita semua mempersiapkan di sini daripada di Brasil akhirnya malah repot,” jelasnya.
“Saya mendoakan teman-teman supaya bisa berangkat ke Olimpiade dan untuk mereka yang punya peluang semoga bisa mewujudkannya,” tandasnya.
(mcy/din)










































