Xanana Gusmao Minta Bantuan KONI
Selasa, 08 Mar 2005 18:58 WIB
Jakarta - Presiden Timor Timur Xanana Gusmao meminta bantuan KONI untuk mengembangkan olahraga di negara tersebut. Bantuan yang diminta mencakup bantuan SDM dan perlengkapan.Demikian diungkapkan Sekretaris Jendral KONI Pusat, Djohar Arifin Husein, kepada wartawan di Gedung KONI, Senayan, Selasa (8/3/2005).Dituturkan Djohar, KONI bertemu dengan Presiden Xanana di Hotel Mandarin, Jakarta, Selasa pagi ini. Di tempat itu, pihaknya dan Xanana membicarakan soal kerjasama pengembangan olahraga di Timor Timur. "Sedianya Presiden Xanana yang berniat berkunjung ke KONI, namun karena posisinya, maka kami yang memutuskan untuk mendatangi beliau. Xanana meminta bantuan KONI terutama soal SDM." "Bentuk kerjasamanya misalnya dengan tukar menukar pelatih atau pemain. Pelatih Timtim datang ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan dsb. Sementara kami mengirim pelatih untuk memimpin pelatihan disana. Disamping pelatih, atlet juga bisa berlatih ke Indonesia. Atlet Indonesia juga dianjurkan ke Timtim untuk berlatih atau eksebisi."Ditambahkan Djohar, Timor Timur memiliki potensi di beberapa cabang semisal atletik, sepakbola, basket, voli dan bulutangkis. Namun demikian mereka tak punya kemampuan finansial untuk mengembangkannya. "Kami juga kepingin membantu mereka untuk mendapatkan dana Olympic Solidarity seperti yang diperoleh Indonesia. Kita memperoleh US 470.000 dollar, dan dana itu bisa dipergunakan untuk pelatihan olimpiade dan beasiswa atlet," kata Djohar.Oleh karena itu, KONI berniat untuk membantu semampunya. Untuk langkah awal, KONI akan membantu memberikan perlengkapan untuk cabang atletik. "Mereka meminta bantuan alat-alat atletik, karena kami kebetulan punya, kami akan membantu sekedarnya," tambahnya.Selain itu, dalam waktu dekat, tim bola voli pantai Indonesia juga akan dikirim ke Timor Timur untuk melakukan eksebisi di sebuah turnamen disana. "Tanggal 19 Maret nanti akan diselenggarakan even President Cup. Mereka meminta tim voli Indonesia untuk eksebisi disana, kalau bisa tim voli pantai karena mereka belum mengenal cabang olahraga ini."Mengingat cukup banyak bantuan yang akan diberikan KONI, apa keuntungan yang diperoleh? "Kami hanya berpikir kalau hubungan historis yang sudah terjalin harus dijaga, sementara untuk keuntungan lain belum kelihatan," tandasnya. (mel/)











































