"Belum, sampai saat ini saya juga belum dapat laporan dari manajemen Rio. Tadi kami menawar lagi kepada Manor supaya batas waktu pembayaran bisa dimundur lagi jadwalnya," kata Imam di kantor Kemenpora Senayan, Rabu (2/2/2016).
Sembari menunggu, pihaknya juga terus berupaya untuk mencari tambahan dana. Sebab, kalau hanya mengandalkan anggaran dari pihak Pertamina dan Kemenpora saja tidak cukup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertamina kan mintanya ada pihak lain yang menalangi lebih dulu, atau kementerian dulu. Tapi tahu sendiri, prosedur sistem keuangan berjalan di perbendaharaan negara harus juga dilewati. Tidak bisa asal langsung cair," katanya.
"Kami sedang berusaha untuk meyakinkan parlemen (Komisi X) agar mereka memaklumi usulan dana yang kami lakukan itu," tambahnya.
"Yang jelas harus semangat terus. Kami menggugah hati para donatur, dermawan, dan orang-orang kaya di Indonesia untuk memenuhi kekurangan itu. Saya kira gotong royong tak akan susah," ajak Imam. (din/din)











































