Kontroversi Manny Pacquiao Terkait Kaum Homoseksual

Kontroversi Manny Pacquiao Terkait Kaum Homoseksual

Kris Fathoni W - Sport
Selasa, 16 Feb 2016 22:55 WIB
Kontroversi Manny Pacquiao Terkait Kaum Homoseksual
Getty Images/Kevork Djansezian
Manila - Sebuah pernyataan Manny Pacquiao mengenai kaum homoseksual melahirkan kontroversi. Petinju Filipina itu lalu minta maaf, walaupun menegaskan prinsip dasarnya tetaplah sama.

Pacquio, yang juga menekuni politik di negara asalnya, memantik kontroversi setelah menyebut hubungan homoseksual itu lebih rendah daripada binatang.

"Logika saja. Apa Anda melihat ada hewan yang berhubungan seksual dengan sesama jenis?" ucap Pacquiao saat itu seperti dikutip Guardian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Binatang lebih baik karena mereka bisa membedakan jantan dengan betina. Kalau pria berhubungan dengan sesama pria dan perempuan berhubungan dengan sesama perempuan maka mereka lebih buruk daripada hewan," sebutnya.

Pernyataan pria yang di ring tinju memiliki julukan PacMan itu menjadi kontroversi. Lewat akun Instagram yang ia miliki, Pacquiao lantas meresponsnya dengan mengutip Corinthians 6:9 di Alkitab, yang isinya antara lain menyoal pezina dan penyuka sesama jenis.



"Saya lebih baik menaati perintah Tuhan daripada menuruti keinginan sesama makhluk hidup. Saya tidak mengutip siapa-siapa, tapi saya cuma mengatakan kebenaran dari apa yang tertulis di Injil," tulis Pacquiao.

Pun demikian, pada prosesnya Pacquiao melontrarkan permintaan maaf. "Saya minta maaf sudah melukai hati orang-orang dengan membandingkan kalangan homoseksual dengan binatang. Untuk mereka yang sudah tersakiti, mohon maafkan saya."

"Saya masih tetap pada keyakinan menolak perkawinan sesama jenis karena itulah apa yang dikatakan Injil, tapi saya tidak mengutuk LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender)."

"Saya menyayangi kalian semua dengan rasa sayang dari Tuhan. Semoga Tuhan memberkati kalian semua dan saya pun mendoakan kalian," sebutnya.




(krs/mfi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads