Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, mengharapkan adanya komunikasi yang lebih baik dari Chief de Mission Olimpaide 2016. Soal keluhan dana Olimpiade yang terlalu kecil, Imam Nahrawi menyatakan kalau CdM harusnya menglarifikasi langsung ke pihaknya.
Chef de Mission kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2016, Raja Sapta Oktohari, mengutarakan kekecewaan terhadap minimnya dana untuk kontingen Olimpiade 2016. Dari usulan Rp 51 miliar, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) hanya menyetujui Rp 11,5 miliar.
Belakangan diketahui kalau Kemempora ternyata belum memutuskan besarnya dana yang akan dialokasikan pada kontingen Indonesia. Menpora pun menyayangkan tidak adanya klarifikasi pada pihaknya soal hal tersebut dan justru mengutarakan kekecewaan langsung ke publik melalui media.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imam tak menampik jika anggaran senilai Rp 45 miliar akan dibagi-bagi untuk tiga event di tahun 2016. Seperti Asian Beach Games, Paralimpiade, dan Olimpiade.
"Iya, semuanya begitu. Tapi tidak bisa kemudian diambil dan diyakini. karena kita mempunyai kewenangan untuk revisi internal. Bisa jadi kalau mereka mengajukan proposal kemudian jelas peruntukannya, pasti akan kami pertimbangkan," ujarnya.
Imam juga menyebut sampai saat ini belum ada laporan resmi dari deputinya yang menangani hal itu. Sehingga apa yang diberitakan selama ini tidak benar.
"Laporan dari Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi (Djoko Pekik) belum ada surat untuk pengajuan itu. Jadi tidak benar itu," tukasnya.
(mcy/din)











































