Dalam Race 1 yang digelar di Chang International Circuit, Buriram, dan disaksikan langsung detikSport atas undangan Astra Honda Motor (AHM), Gerry Salim berhasil finis kedua.
Peluang bagus untuk naik podium sebenarnya juga sempat dimiliki pebalap binaan AHM lain, Andi Gilang Farid Izdihar. Ia tampil bagus dalam sesi latihan, mencatat waktu terbaik dalam kualifikasi, tapi jatuh di putaran 12 dalam balapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam insiden itu Gilang lambat mengambil keputusan mengerem sehingga saat masuk ke aspal baru roda depan motornya kehilangan daya cengkeram. Gerry Salim pun bersimpati pada rekannya tersebut.
"Sayang sih, karena itu mendekati lap-lap terakhir tapi justru jatuh. Mungkin bila tidak jatuh, Indonesia punya dua pebalap ke podium. Mungkin di balapan kedua, besok akan dipacu lagi," kata Gerry secara terpisah.
"Tapi kondisi Gilang tadi memang kurang fit, lalu ditambah dengan kondisi cuaca yang sangat panas (sekitar 40 derajat celcius) cukup berpengaruh juga," lanjutnya.
Gerry Salim juga mengomentari rekannya lainnya yang juga tampil di ATC tahun ini. "Seperti Irfan Ardiansyah, sebenarnya dia tadi sudah bagus, tapi karena terlalu santai jadi lama-lama lepas. Harusnya, kalau mau santai memang harus nempel terus, biar dapat anginnya gampang. Seperti saya tadi. Tapi ya strategi buat balapan harus lebih fight buat pebalap baru."
(mcy/krs)











































