Sirkuit Muncar, Banyuwangi yang baru saja menjadi lokasi perhelatan Round 1 International BMX Competition 2016 dinilai memenuhi standar Union Cycle International (UCI) dari sisi mempunyai trek dan obstacle. Ketua PB ISSI, Raja Sapta Oktohari, pun berniat menjadikannya sebagai lokasi pelatnas balap sepeda area Jawa.
"Pelatnas balap sepeda di Jawa akan ditempatkan di Banyuwangi," katap ria yang akrab disapa Okto tersebut di Banyuwangi, Minggu (3/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penilaian saya, track BMX terbaik di Indonesia ada di Banyuwangi. Kami berharap fasilitas pendukungnya segera dibangun," tandas Okto.
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menyambut positif keinginan PB ISSI untuk menjadikan Banyuwangi sebagai lokasi pelatnas BMX. Sebelum dibangun menjadi Sirkuit Muncar, lahan milik pemerintah seluas 80 Ha itu adalah kawasan kebun kelapa nonprofit.
Anas juga meminta agar sirkuit itu memunculkan anak daerah dari Bumi Blambangan untuk menjadi atlet nasional nantinya.
Keberadaan gedung BLK (Balai Latihan Kerja) Ketenagakerjaan yang berada tak jauh dari sirkuit, menurut Anas, juga bisa dimanfaatkan dan diintegrasikan dengan Sirkuit Muncar.
"Di samping sirkuit ini ada BLK, nanti kalau menjadi pusat pelatihan BMX, bisa kita integrasikan dengan memanfaatkannya. Ruang kelas dan penginapannya kan sudah ada. Masih bisa dibangun fasilitas lainnya. Bisa digunakan untuk mencetak atlet-atlet muda berbakat putra daerah," pungkas Anas.
(fem/fem)











































