CdM Sudah Mulai Kumpulkan Kebutuhan Atlet di Brasil

CdM Sudah Mulai Kumpulkan Kebutuhan Atlet di Brasil

Mercy Raya - Sport
Jumat, 15 Apr 2016 19:35 WIB
CdM Sudah Mulai Kumpulkan Kebutuhan Atlet di Brasil
detikSport/Rengga Sancaya
Jakarta - Meski masih beberapa bulan lagi sebelum Olimpiade dimulai, Chief de Mission (CdM) Olimpiade Indonesia sudah mulai bergerak mempersiapkan berbagai hal kebutuhan atlet di Brasil.

Beberapa hal yang sudah disiapkan CdM adalah lokasi oficial menginap, menyiapkan data detil pengumpulan nama atlet Olimpiade, hingga menyiapkan kebutuhan jasmani atlet.

Demikian hal itu disampaikan CdM Olimpiade Raja Sapta Oktohari, lewat sambungan telepon pada Jumat (15/4/2016). Ia mengatakan sejak 9 April lalu timnya sudah melakukan survei di Brasil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejauh ini laporan dari mereka ada beberapa venue yang belum siap mungkin karena situasi politik dan ekonomi di sana yang sedang goyang. Namun, komunikasi dengan panitia lokal sana katanya venue diyakini bakal siap sebelum Olimpiade dimulai," kata Okto.

Selain itu, timnya juga dibantu oleh Duta Besar Brasil untuk Indonesia untuk mempersiapkan semua, termasuk mengajak masyarakat Indonesia yang berada di sana untuk mendukung atlet yang akan berjuang nanti.

Kabar baiknya, lanjut Oktohari, pihaknya telah mendapat kepastian soal tempat untuk ofisial yang tidak mendapatkan akreditasi. Seperti tim masseur, therapist, dan tim dokter akan dikumpulkan dalam satu tempat dekat wisma atlet.

"Lokasinya itu berdekatan dengan Rio Centro, kebetulan itu dekat cabang angkat besi juga bulutangkis, dan bisa ditempuh dengan hanya berjalan. Ini bagus jadi atlet yang membutuhkan penanganan khusus bisa mendapatkan langsung," katanya.

Menyoal kebutuhan atlet yang lain, Oktohari merencanakan untuk membawa bahan makanan sekaligus juru masak ke Brasil nanti. Alasannya, tidak semua atlet akan terbiasa dengan jenis makanan di sana, apalagi dalam jangka waktu 30 hari.

"Ini perlu dilakukan supaya lebih efektif dan efisien apa yang harus dibawa. Atlet memang punya makanan sendiri di wisma atlet, tapi masalahnya itu kalau tidak cocok bagaimana. Makanya nanti kami yang suplai," Oktohari menjelaskan.

Indonesia baru mampu meloloskan 10 atlet dari tiga cabang ke Olimpiade 2016. Mereka adalah Maria Natalia Londa (atletik), Ika Yuliana Rochmaawati dan Riau Ega Aghata Salsabila (panahan), dan tujuh kuota dari cabang angkat besi. Sementara sembilan dari 12 cabang proyeksi Olimpiade lainnya masih berjuang meraih tiket lolos kualifikasi Olimpiade.

Oktohari sendiri rencananya akan mendaftarkan 90 atlet pada 28 April mendatang. Sampai saat ini pendataan masih dalam proses Satlak Prima.

"Masalahnya setelah 28 April kita tidak bisa daftar lagi, itu adalah batas akhir pendaftaran. Sementara sekarang masih banyak cabor yang berjuang untuk meraih tiket. Jadi sekarang yang penting namanya masuk dulu. Masalah nanti tidak lolos tinggal coret saja," pungkasnya.

(mcy/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads