detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 25 Apr 2016 01:11 WIB

Laporan dari Taiwan

Melongok Lomba Lari di 'Negeri Penggemar Sepatu'

Lucas Aditya - detikSport
Foto: detikSport/Lucas Aditya
Zhongshan -

Sebuah event lomba lari berlangsung di Taiwan akhir pekan lalu. Ajang di 'Negeri Sepatu' itu bertajuk 2016 Puma Night Run Taipei.

Saat Anda datang ke Taiwan, hal pertama yang akan sulit Anda temukan adalah menemukan orang beraktivitas menggunakan sandal. Baik orang tua, muda, anak sekolah, bahkan anak-anak selalu mengenakan sepatu saat beraktivitas.

Begitu cintanya masyarakat Taiwan pada sepatu, bahkan sampai ada gereja berbentuk sepatu kaca di salah satu daerah tujuan wisata Taiwan, di Southwest Coast National Scenic Area.

"Beberapa kali saya datang ke sini, aku selalu kesulitan menemukan orang yang mengenakan sandal. Mereka menggunakan sepatu terbaru, sangat fashionable," ujar Alvin salah satu perwakilan Puma asal Malaysia.



Maka, pada Sabtu (23/4/2016), digelarlah sebuah ajang bernama 2016 Puma Night Run Taipei. Tahun ini, lomba lari yang paling ditunggu ini merupakan gelaran yang ke-10 kalinya.

Bertempat di taman Dajia, Kaohsiung, Taiwan, acara lomba lari yang dibagi menjadi tiga kelas ini dilaksanakan. Kelas 21K, 14K, dan 5K merupakan kelas-kelas itu. Pesertanya ada sebanyak 10 ribu peserta dengan rincian masing-masing sebanyak 4 ribu orang kateori 21K dan 14K, dan sebanyak 2 ribu lainnya di kelas Love Run atau 5K.

Agar acara kian semarak, ada sebanyak 20 artis ternama Taiwan yang turut menjadi peserta 2016 Puma Night Run Taipei.



Taman yang tepat di sisi sungai Keelung itu sudah mulai ramai sejak pukul 16.00 waktu setempat. Pengambilan race pack, dan perlengkapan lari seperti handuk dan topi juga dilayani saat itu juga. Start di pukul 17.40 waktu setempat, gelaran lari ini sudah selesai di pukul 21.00.

Tak ada penutupan jalan seperti beberapa lomba-lomba lari yang berlangsung di Indonesia. Dengan area taman yang cukup luas, maka taman yang ada di sisi kanan dan kiri taman Dajia pun cukup untuk menjadi lintasan lari. Hal itu setidaknya yang dirasakan oleh detikSport dan tiga orang lain yang menjadi rombongan dari Indonesia yang ke Taiwan atas undangan Puma.

Tak ada pelari asal Afrika yang biasa mendominasi podium juara seperti acara-acara lari di Jakarta. Sebabnya, pesertanya cuma berasal dari kawasan Asia Pasifik. Selain Indonesia ada juga peserta dari Malaysia, Jepang, dan juga Hong Kong.

Hasil race memunculkan nama You Zhengyi sebagai pelari yang pertama menyentuh garis finis di nomor 21K dengan catatan waktu satu jam 23 menit 37 detik. Sementara di nomor 14K, Blue Kai Yiu menjadi yang terdepan dengan catatan waktu 54 menit 17 detik.

(cas/roz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com