Mengintip Sparring Daud Yordan di Bali

Mengintip Sparring Daud Yordan di Bali

Mercy Raya - Sport
Selasa, 26 Apr 2016 12:46 WIB
Mengintip Sparring Daud Yordan di Bali
Kuta, Bali -

Hari sudah larut, namun peluh yang dikeluarkan Daud 'Cino' Yordan tak mau berhenti. Pukulan demi pukulan ia hempaskan demi mendapat teknik yang pas menurut sang pelatih.

"Iya, bagus Cino. Terus pukul, luruskan tanganmu. Dengan satu pukulan. One two, one two," teriak Craig Christian, seraya mengarahkan Daud yang tengah berjibaku dengan sparring-nya, petinju asal Australia.

Senin (254/2016) malam kemarin latihan petinju asal Ketapang, Kalimantan Barat, itu sedikit berbeda dari sebelumnya. Ia tak hanya berlatih teknik, tetapi langsung mengaplikasikannya dengan petinju yang sudah disiapkan pelatih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namanya, Corey McConnell. Kata Daud, lawannya ini punya kemiripan dengan Cristian Rafael Coria, petinju Argentina yang akan dihadapinya di Uruguay pada Juni mendatang. Utamanya soal agresif dalam memukul. Bisa mengalahkannya adalah peningkatan yang bagus.

Awalnya latihan dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WITA. Daud datang lebih dulu di Harry's Gymnasium Kuta, Bali, mengenakan kaos dan celana training berwarna hitam.

Datang 30 menit lebih awal, ia mencoba bersantai di sasana. Sembari mengotak-atik telepon selulernya, ia kemudian meminta penjaga sasana untuk memutar lagu dari telepon genggamnya. Beberapa lagu bernada melow menjadi pilihannya saat itu.

"Lagu-lagu saya melow. Sebelumnya malah lebih melow lagi," ucapnya seraya bercanda, ketika ditanya alasan pemilihan lagi sendu.

Tak lama, beberapa petinju lain datang menyusul ke lokasi latihan termasuk McConnell. Daud sendiri langsung mempersiapkan perlengkapan tinjunya. Sembari beberapa kali memperlihatkan barangnya kepada detikSport, yang bertuliskan nama anak semata wayangnya, Miguel Angel Yordan.

30 menit berlalu, jam sudah menunjukkan waktunya latihan. Craig justru belum kelihatan wajahnya. Daud mencoba mengalahkan waktunya dengan pemanasan.

"Craig tidak pernah seperti ini. Biasanya dia selalu on time," ucap Daud, setelah hampir 10 menit menunggu.

Tak lama, suara motor Craig datang. Daud kemudian bersiap, sebelum akhirnya pelatihnya yang berasal dari Australia itu memberi pengarahan kepadanya.

Pertarungan pun dimulai. Daud menjalani pertarungannya sebanyak lima ronde. Kaki dan tangan menjadi fokus utama Craig pada saat sparring.





"Saya lihat dia sudah mulai melakukan game plan kami. Melakukan game plan yang sesuai dengan segala jenis pertarungan. Ia melakukan sedikit perubahan. Lebih banyak melakukan pukulan dibandingkan terkena pukulan. Dia mulai melakukan boxing yang baik agar tidak terkena pukulan," kata Craig, seusai sparring.

Meski pada pertandingan sebelumnya, melawan Yoshitaka Kato, Daud memenangkan pertarungan, namun Craig sejatinya belumlah puas. Beberapa hal tidak sesuai dengan rencana yang sudah dibuat. Daud dinilai terlalu banyak menerima pukulan.

Lewat sparring inilah diharapkan Daud bisa memberikan hal sebaliknya. Memberikan banyak pukulan, namun memperkecil jumlah pukulan yang diterima.

β€Ž"Saya tidak terlalu bahagia di awal pertarungan karena saya tidak melihat dia fokus dan mencoba lebih keras lagi,” terang Craig lagi.

β€Ž"Memang masih banyak yang harus dipelajari, tapi dia mau terus belajar dan masih lapar untuk menjadi petinju terbaik. Jadi saya bahagia dengan ini. Jika dia terus mempertahankan attitude ini, kalian akan melihat hal berbeda dari dirnya di atas ring, tapi tetap seorang petinju yang hebat.

Pria yang juga pernah melatih Chris John itu juga percaya jika tahun depan Daud bisa menjadi juara dunia asalkan mempertahankan attitude-nya.

Daud β€Žsendiri mengatakan jdirinya masih merasa kaku. Karena beradaptasi dengan style pelatih yang tidak biasa membuat dirinya perlu banyak penyesuaian.

"Ini sparring pertama setelah saya latihan di sini hampir sebulan. Jadi masih Kaku. (Metode) Craig'kan banyak pukulanβ€Ž lurus, sementara saya masih beradaptasi untuk itu, karena saya lebih banyak main kombinasi, uppercut. Tapi jika menurut Craig saya sudah lebih meningkat, artinya apa yang dia inginkan sesuai dengan rencana," kata Daud.

"Nanti akan datang lagi katanya sparring dari Australia. Satu lagi ada lagi sparring dengan petinju lokal di sini," pungkasnya.



(mcy/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads