Tim dari mancanegara itu di antaranya datang dari Asia, Australia, sampai Afrika. Sejumlah besar tim yang akan tampil juga sudah mengonfirmasikan keikutsertaan pada perlombaan yang berlangsung 11-14 Mei 2016 tersebut.
"Hasil koordinasi yang sudah dilakukan, untuk kepesertaan 20 tim itu 15 tim dari luar negeri dan sisanya dari dalam negeri. Semua sudah konfirm, yang sudah kirim nama pembalap dan lain-lainnya 12 tim," kata Plt Kepala Dinas Pemuda Wawan Yadmadi di Banyuwangi, Selasa (26/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Negara tetangga Australia juga meramaikan dengan dua tim, yakni Swiss Welness Cycling Team dan Data 3 Cisco Racing. Sedangkan dari kawasan ASEAN ada Tarengganu Cycling Team (Malaysia), Team 7-Eleven Sava RBP (Filipina), dan Singha Infinite Cycling Team (Singapura).
"Selain itu ada LX-IIBS Cycling Team dari Korea, Action Cycling Team dari Taiwan dan Kenya Down Under dari Kenya, Afrika," papar Wawan.
Sementara dari dalam negeri di antaranya ada tim-tim seperti Pegasus Cycling Team, KFC Cycling Team, dan Jawa Timur Team yang meramaikan tahun kelima penyelenggaraan Tour de Ijen tersebut.
Para pebalap sendiri bakal ditantang untuk menempuh rute sepanjang 567 Km yang dibagi dalam empat etape. Etape pertama Waduk Sidodadi Glenmore-taman Blambangan (171,4 km), etape kedua RTH Maron Genteng-Taman Blambangan (145,7 km), etape ketiga Grand New Watu dodol-Taman Blambangan (126,9 km)-sirkuit race dan etape keempat Pelabuhan Muncar-Paltuding Ijen (123 km).
Waduk Sidodadi merupakan rute baru yang disiapkan untuk perhelatan kali ini. Pembangunan infrastruktur seperti jalan telah disiapkan pemerintah Kabupaten (pemkab) Banyuwangi untuk menyambut peserta. Tak hanya itu pada perhelatan kali ini pemkab Banyuwangi juga menyiapkan pertunjukan seni dan budaya khas setempat, serta pameran produk-produk UMKM hasil bumi Blambangan demi memeriahkan ajang sport tourism yang tahun ini melibatkan total hadiah sebesar Rp 1,5 miliar tersebut.
(ams/krs)










































