PB PODSI Kirim Pedayungnya ke Belanda sebagai Persiapan Olimpiade

PB PODSI Kirim Pedayungnya ke Belanda sebagai Persiapan Olimpiade

Mercy Raya - Sport
Rabu, 27 Apr 2016 18:20 WIB
Jakarta - Dua pedayung Indonesia sudah memastikan diri ke Olimpiade 2016. Agar bisa berprestasi, mereka akan dikirim ke Belanda untuk menjalani pemusatan latihan dan try out.

Dua pedayung tanah air yang lolos ke Rio de Janeiro adalah La Memo dan Dewi Yuliawati. Mereka memastikannya setelah berprestasi bagus di Kejuaraan Dayung Asia-Oceania pada akhir pekan lalu.

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) langsung mengebut persiapan. Mereka akan mengirimkan para pedayungnya ke Belanda pada 15 Mei mendatang. Di sana atlet Indonesia akan menjalani training camp dan try out guna meningkatkan prestasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memo dan Dewi akan menjalani latihan ke Belanda dan langsung bertolak ke Rio de Jeneiro," kata Manajer tim dayung Olimpiade 2016, Edy Suyono.

Nantinya tidak hanya Memo dan Dewi yang akan diberangkatkan ke negeri kincir angin. Empat pedayung yang turun di LM4 (perahu berisi 4 orang), Ihram, Tanzil, Ardy, dan Ferdy juga ikut dalam pemusatan latihan tersebut.Β  Mereka akan turun di ajang FISA European and Final Olympic Qualification di kelas LM4 di Luzern, Swiss pada 22-24 Mei mendatang.

"Kami masih punya peluang menambah kuota di Olimpiade Rio de Jeneiro. Itu akan terwujud jika Ihram dan kawan-kawan bisa menempati peringkat tiga besar," kata Edy.

Menyoal target di Olimpade, Edy mengatakan bahwa Memo dan Dewi tak diberi target yang tinggi. "Memo dan Dewi ditargetkan masuk 10 besar karena lawan-lawan yang dihadapi cukup berat. Syukur-syukur bisa melampaui," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PB PODSI, Basuki Hadimuljono, mengatakan untuk meningkatkan prestasi olahraga dayung ke depannya ia menjanjikan membuat fasilitas yang lebih baik lagi.

Β "Ya, lawan di Olimpiade memang berat. Target utamanya yakni meraih medali pada saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018," kata Basuki. Β 

"Soal peralatan, kami akan bicara dengan Kemenpora. Begitu juga untuk tempat latihan akan diperbaiki karena itu memang ranah kita," pungkas pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini.


(cas/cas)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads