Meski sudah berprestasi tinggi di level Asia Tenggara, tapi Rini Budiarti mengaku tetap memiliki motivasi tinggi untuk tampil di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun ini di Jawa Barat.
Rini baru saja merebut medali emas lari halang rintang di kejuaraan atletik Singapura Terbuka pada 28-29 April lalu, di nomor halang rintang 5.000 meter. Catatan waktunya adalah 17 menit 53,9 detik.
Keberhasilannya itu menambah koleksi gelar internasional bagi wanita kelahiran Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 22 Januari 1983 itu. Sebelumnya ia antara lain telah menyumbang medali emas untuk Indonesia di SEA Games 2011 dan 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat saja nanti di PON seperti apa, karena kalau dilihat dari segi umur pasti banyak atlet muda potensial yang muncul. Lagipula, di PON nanti saya belum tahu apakah masih bisa memperbaiki catatan waktu atau tidak. Tapi inginnya sih lebih baik," kata Rini saat dihubungi detikSport, Senin (2/5/2016).
"Intinya adalah disiplin dengan diri sendiri. Disiplin dalam segala hal seperti makan, istirahat, dan latihan. Dulu mungkin sedikit mengabaikan suplemen. Nah, kalau sekarang harus rajin makan suplemen," lanjutnya, soal cara menjaga fisik dan kebugaran tubuh.
Di dua PON sebelumnya (2008, 2012), Rini juga memborong emas dari ketiga nomor yang jadi andalannya itu.
"Target saya bisa meraih tiga medali emas di PON nanti. Cuma yang penting sekarang berusaha dulu," pungkas dia, yang pada PON nanti akan membela DKI Jakarta.
(mcy/a2s)











































