Potensi Wisata Golf Tanah Air Usai Thailand Golf Expo

Laporan dari Bangkok

Potensi Wisata Golf Tanah Air Usai Thailand Golf Expo

Meylan Fredy Ismawan - Sport
Rabu, 18 Mei 2016 14:08 WIB
Potensi Wisata Golf Tanah Air Usai Thailand Golf Expo
Foto: detikSport/Meylan Fredy Ismawan
Bangkok - Keikutsertaan Indonesia di Thailand Golf Expo 2016 memberikan hasil yang positif. Ada potensi wisata golf ke berbagai destinasi unggulan di tanah air.

Indonesia, melalui Kementerian Pariwisata, ambil bagian dalam Thailand Golf Expo 2016, yang dilangsungkan di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok, Thailand, 12-15 Mei 2016 lalu. Ini adalah partisipasi pertama Indonesia dalam event ini. Langkah ini merupakan salah satu upaya Kementerian Pariwisata untuk mendongkrak wisata golf di Indonesia.

Thailand Golf Expo merupakan pameran pariwisata golf skala internasional terbesar di Bangkok yang bersifat Business to Consumer (B2C) yang diselenggarakan setiap tahun. Event ini menjadi referensi bagi penggemar golf dari Thailand dan negara-negara lain dalam mencari alternatif tujuan wisata golf ke luar negeri. Selama empat hari expo, Kemenpar memfasilitasi 11 industri pariwisata untuk berhubungan dengan calon konsumen di Thailand.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah Thailand Golf Expo 2016 berakhir, Kemenpar melakukan evaluasi, salah satunya dengan menganalisis kuesioner yang diisi oleh sembilan industri wisata golf di bawah booth Wonderful Indonesia. Dari data yang diperoleh detikSport dari Kemenpar, hasil estimasi potensial transaksi sejumlah 921 pax dengan nilai sebesar US$ 1.338.871 (sekitar Rp 17,8 miliar). Paket wisata golf yang paling diminati pada saat Thailand Golf Expo adalah paket ke Bangka Belitung, Batam, Surabaya, dan Bogor.

Salah satu masukan yang didapatkan Kemenpar untuk mengembangkan wisata golf Indonesia adalah dengan masuk ke berbagai turnamen golf internasional.

"Dari mereka (industri golf), ada saran juga untuk mengikuti turnamennya juga, bukan cuma expo-nya. Dalam turnamen-turnamen biasanya ada stand-stand, booth-booth. Sasaran lebih tepat di sana. Di sana lebih ramai," ujar Nurdiansyah, Asisten Deputi Direktur Bidang Pameran Asia Tenggara Kementerian Pariwisata.

"Nanti kami bicarakan lagi dengan organizer-nya, apakah boleh negara lain buka booth di situ," kata Nurdiansyah.

Industri golf Indonesia sendiri menyambut positif keikutsertaan di expo-expo seperti Thailand Golf Expo.

"Kami sangat terbantu, asalkan exhibition-nya tepat. Contohnya ini, namanya Thailand Golf Expo, yang datang lebih banyaknya golfer," ujar Dian Ariati, Sales & Marketing Manager Tering Bay Golf & Country Club Batam.

Hal serupa diungkapkan oleh Noer Tjahyawati, Marketing Communication Manager Ciputra Golf, Club, & Hotel Surabaya.

"Menurut saya, yang dilakukan oleh pemerintah dengan mengikuti golf expo seperti ini tidak ada yang sia-sia, di mana pun tempatnya. Tidak ada yang sia-sia meskipun market-nya mungkin tidak sebesar di Malaysia. Banyak golfer Malaysia datangnya ke Indonesia," kata Noer.

(mfi/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads