Ada Tanjakan 'Super Gila' Lagi di Antara Ende-Bajawa

Tour de Flores

Ada Tanjakan 'Super Gila' Lagi di Antara Ende-Bajawa

Femi Diah - Sport
Jumat, 20 Mei 2016 23:27 WIB
Ada Tanjakan Super Gila Lagi di Antara Ende-Bajawa
Foto: dok. Tour de Flores
Ende - Ujian tanjakan 'super gila' bagi para peserta Tour de Flores bakal berlanjut pada etape ketiga, Sabtu (21/5/2016). Pada bagian ini, kontestan disuguhi tanjakan Hors Category di Mangulewa, Bajawa.

TdF memasuki hari ketiga. Etape yang dimulai dari Ende menuju Bajawa di Nusa Tenggara Timur sepanjang 123,3 kilometer itu akan kembali menjadi panggung bagi para pebalap spesialis tanjakan.

Di kilometer awal, para pebalap masih diprediksi bakal berada dalam satu rombongan. Mereka disuguhi trek yang landai. Hanya ada sedikit tanjakan di Numba, cuma 15 mdpl.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanjakan tajam baru akan dirasakan para pebalap di Boelowo pada kilometer 50. Di puncakan jalan tersebut sekaligus bakal jadi perebutan poin tanjakan kedua bagi para pebalap setelah poin King of Mountain (KoM) pertama diperebutkan di Numba.

Medan kemudian bervariasi naik dan turun hingga kilometer 90. Trek berganti dengan dominasi tanjakan sampai pada puncakan tertinggi di Malanusa (kilometer 102,1). Lokasi itu sekaligus menjadi perebutan poin KoM ketiga.

Setelah melewati Mataloko, para pebalap kembali dihadapkan kepada jalur yang dominan dengan tanjakan. Sampai Mangulewa yang ada di ketinggian 1.313 mdpl sebagai Hors Category (HC) pada balapan ini. KoM keempat bakal diperebutkan pada area tersebut.

Daniel Whitehouse, yang memegang red jersey sebagai pimpinan lomba, memprediksi trek etape ketiga tidak bakal lebih mudah ketimbang etape kedua. Dia pun bakal berusaha ekstra keras untuk mempertahankan jersey merah miliknya.

"Etape besok akan sangat menantang. Setelah balapan hari ini saya akan mempunyai satu hari istirahat sehingga besok siap untuk balapan lagi. Race besok akan sangat berat tapi akan sangat fantastis," kata Whitehouse.

Robin Manulang, pebalap tim nasional Indonesia yang merebut predikat pebalap terbaik Asia, juga menyebut balapan di etape ketiga bakal lebih sulit ketimbang etape pertama dan kedua.

"Apalagi saya cuma terpaut tidak jauh dengan peringkat kedua blue jersey (pebalap terbaik Asia), jadi saya harus mati-matian besok," kata Robin.

"Jalurnya lebih susah karena berkelok-kelok dan akan ada banyak tanjakan," tutur dia.

Start balapan akan dimulai pukul 09.00 WITA dan diprediksi usai pukul 12.30. Rencananya, balapan akan dilepas oleh Bupati Ende, Marsel Petu, didampingi Uskup Agung Ende, Mgr Vincentius Sensi Potokota.

(fem/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads