Etape Ketiga, dari Ende ke Bajawa, Milik Pebalap China

Tour de Flores

Etape Ketiga, dari Ende ke Bajawa, Milik Pebalap China

Femi Diah - Sport
Sabtu, 21 Mei 2016 14:29 WIB
Etape Ketiga, dari Ende ke Bajawa, Milik Pebalap China
Foto: detikSport/Femi Diah
Jakarta - Etape ketiga Tour de Flores di Nusa Tenggara Timur menjadi milik pebalap China, Yinghon Ronald Yeung ,dari Wisdom Hengxian Cycling Team. Robin Manulang masih kukuh sebagai pebalap nasional terbaik.

Peserta TdF etape ketiga yang tersisa 87 pebalap (pebalap lain tak bisa melanjutkan balapan dengan alasan mekanik atau fisik) dilepas di kantor kabupaten Ende, Sabtu (21/5/2016), oleh Menteri Perindustrian, Saleh Husin. Mereka start balapan pukul 09.00 WITA.

Selepas dari titik start para pebalap masih berada dalam rombongan besar. Jalur yang relatif landai hingga 40 kilometer pertama. Para pebalap tentunya berfokus kepada adu cepat dan strategi tim masing-masing. Sementara, pendukung tim mendapatkan view yang luar biasa dengan pantai berbatu biru tepat di sisi kiri trek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rute tepi pantai tersebut melewati tiga kecamatan dari dua kabupaten --Ende, Nangabanda, dan Nangaroro yang sudah masuk kabupaten Nagekeo-- sepanjang 30 kilometer. Memasuki Boawai, trek mulai berubah ke perbukitan. Perebutan poin pada King of Mountain (KoM) kedua sekaligus digeber di area Boawai alias pada kilometer ke 50,8. Masyarakat Boawai begitu antusias dengan mementaskan tarian penyambutan di beberapa titik.

Sekitar 50 kilometer dari Boawai, tanjakan mulai lebih ganas. Di daerah Malanusa ketinggian mencapai 911 mdpl dan menjadi perebutan KoM kedua.

Tanjakan belum selesai. Para pebalap masih harus melewati tanjakan yang kenaikannya tidak terlalu tinggi, tapi cukup konsisten Hors Category setinggi 113,6 mdpl di Mangulewa (kilometer ke 113,6).

Dari Mangulewa menuju Turelisa, trek terus menurun sampai jembatan Waewoki kembali ada tanjakan yang cukup terjal sampai memasuki jalan Soekarno-Hatta mulai menurun dan relatif landai hingga finis garis finis di Taman Kartini, Ende, Ngada.

Pukul 13.07 Yinghon sampai di titik finis. Dia menghabiskan waktu 3 jam, 34 menit dan 14 detik dengan kecepatan rata-rata 34,5 kilometer per jam. Yinghon memanfaatkan dengan maksimal tiga tanjakan yang menjadi perebutan poin King of Mountain sehingga berhak mendapatkan polka dot jersey.

"Saya beruntung karena hari ini bisa memyapu bersih seluruh King of Mountain," kata Yinghon usai balapan.

Urutan kedua diduduki pebalap Spanyol, Benjamin Prades. Urutan ketiga menjadi milik pebalap Korea Selatan, Choe Hyeongmin, yang finis 0,02 detik lebih lambat dari sang juara.

Robin masih menjaga posisinya sebagai pebalap terbaik nasional dan Asia. Robin finis di tempat keempat hari ini.

Pada klasemen umum, Daniel Whitehouse dari Terengganu Cycling Team masih yang paling atas. Dia membuat catatan waktu 11 jam 04 menit dan 32 detik. Jersey merah pun masih melekat kepadanya.

(fem/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads