Ruteng, Cancar, dan Labuan Bajo. Kota-kota yang tak asing pagi para pelancong. Waerebo, sawah laba-laba, dan Pulau Komodo. Boleh dibilang Ruteng dan Cancar yang ada di Manggarai dan Labuan Bajo adalah destinasi favorit traveler.
Kota-kota itu bakal dilewati 20 tim asing dan domestik pada ajang balap sepeda dengan grade 2.2 pada Senin (23/5/2016) sebagai etape kelima TdF. Start akan dilakukan di Kantor Bupati Manggarai di Ruteng, Kecamatan Langke Rembang, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pelepasan dilakukan oleh Wakil Bupati, Viktor Madur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Titik finis akan ada di Kantor Bupati Manggarai Barat siang harinya. Dengan jarak tempuh 121,5 kilometer, diperkirakan para pebalap tercepat akan mencapai finis pukul 12.00 WITA.
![]() |
Dari titik start di ketinggian 1.050 mdpl, balapan akan melewati trek yang bervariasi. Setelah menyelesaikan turunan dengan tikungan-tikungan pendek, para pebalap sudah harus menjumpai tanjakan curam (hors categorie) pada kilometer keenam di Cancar.
Selepas King of Mountain (KoM) pertama itu jalanan terus menurun melewati Satarmese Utara. Jalanan lumayan sempit dan batas jalan sangat dekat dengan pemukiman. Setelah itu, para pebalap akan masuk Panglembor yang jadi perbatasan antara Kabupaten Manggarai dengan Manggarai Barat.
Kemudian para pebalap akan memasuki Kecamatan Mbeliling. Di daerah ini juga tengah booming wisata air terjun Cunca Wulang, Cunca Lolos, dan Cunca Rami. Kecamatan Mbeliling itu merupakan hasil pemekaran baru. Umurnya belum sampai satu tahun.
Rombongan balap sepeda akan mengakhiri pertarungan di Kecamatan Komodo. Juara TdF akan ditentukan di sini. (fem/mfi)