Tour de Flores yang dihelat 19-22 Mei menjadi ujian tersendiri bagi Kementerian PUPR. Mereka wajib menyuguhkan 'wajah cantik' Flores lewat mulusnya jalan raya dari Larantuka sampai ke Labuan Bajo.
Membangun jalanan trans NTT sejak 10 tahun lalu, PUPR tak mengalami kesulitan berarti ketika diminta bekerja sama melaksanakan TdF tahun ini. Malah, mereka berharap Menpora Imam Nahrawi menggiatkan ajang balap sepeda yang lebih dari one day race dengan level internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari obrolan saya dengan para pebalap mereka mengatak tidak ada masalah saat balapan. Paling banter hanyalah kerikil sisa-sisa longsor. Selain maintenance kami memang harus terus menambah aspal agar makin bagus.
"Kami memang berkonsentrasi membangun jalanan, bukan hanya di NTT. Makanya kalau Menteri Pemuda dan Olahraga, Pak Imam, mau bikin balapan jalan raya kami tidak takut. Silakan Kemenpora bikin balapan di pulau-pulau besar Indoensia, Tour de Borneo, Sulawesi atau di mana saja," kata Danis.
(fem/krs)











































