Hasil Seleksi Tim Olimpiade Angkat Besi Diumumkan Pertengahan Juni

Hasil Seleksi Tim Olimpiade Angkat Besi Diumumkan Pertengahan Juni

Mercy Raya - Sport
Kamis, 09 Jun 2016 19:46 WIB
Hasil Seleksi Tim Olimpiade Angkat Besi Diumumkan Pertengahan Juni
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - 13 lifter masih menunggu nasibnya. Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat dan Binaraga (PB PABBSI) baru akan mengumumkan tujuh pemain inti untuk Olimpiade pada pekan ketiga bulan ini.

13 lifter itu adalah Jadi Setyadi (56kg), M. Furkon (56kg), M. Hasti (62kg), Ketut Ariana (69kg), Deni (69kg), Triyatno (77kg), Imam Jamaluddin (85kg), Eko Yuli Irawan (62kg), Sri Wahyuni (48kg), Lisa Setyawati (48kg), Sarah Anggraeni (58kg), Sinta Darmariani (63kg) dan Dewi Syahfitri (53kg). Mereka telah melakukan seleksi di Pintu Kuning Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, pada Sabtu, 4 Juni lalu. Tujuan seleksi ini untuk menentukan tujuh lifternya ke Olimpiade 2016.

Pelatih nasional angkat besi, Dirdja Wihardja, mengatakan belum diumumkannya hasil seleksi tim Olimpiade angkat besi Sabtu kemarin karena PB PABBSI masih memantau peluang nomor yang memungkinkan meraih medali lebih besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasil seleksi baru bisa kami umumkan di pekan ketiga. Kami ingin melihat perkembangan terakhir kualifikasi di Pan-Amarican Championships. Kualifikasi Olimpiade yang belum tinggal itu saja. Sedangkan kualifikasi Eropa dan Asia kan sudah. Jadi kualifikasi antar benua ini untuk mengisi jatah negara yang belum dapat saja, jadi kami menunggu itu," kata Dirdja kepada detikSport, menyoal siapa saja lifter yang bakal mengisi tujuh kuota Olimpiade 2016 nanti.

Kualifikasi Pan-American Championships sudah berlangsung sejak 6 Juni dan akan berakhir pada 11 Juni.

Menurut Dirja, hasil di Pan-American sangat penting guna mencari strategi dan mensiasati jika ada kelas yang punya kekuatan imbang dengan nomor spesialis atletnya.

"Ya, misalnya seperti kelasnya Eko 62kg. Mungkin saja hasil di Pan-American Championships nanti kebetulan kelasnya pas dengan Eko dan sama-sama hebat juga. tentu kita harus cari bentuk mensiasatinya seperti apa," ungkapnya.

"Lalu misal lagi, ada satu negara yang lolos taruhlah Meksiko ternyata dapat jatah satu. Nah kita lihat mereka peluangnya di mana?
Intinya hasil di Pan-American juga menentukan peluang di kelas apa yang lebih besar," ujarnya menegaskan.

Setelah Pan-American selesai, PB PABBSI akan melakukan rapat pleno guna menentukan tujuh atlet yang akan mengisi tujuh kuota yang akan bertanding di Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil, Agustus mendatang.

"Setelah tim inti ditetapkan barulah mereka akan diberangkatkan ke Cape Town pada 8 Juli atau setelah lebaran. Rencananya di Cape Town selain untuk antsipasi penyesuaian waktu, juga supaya atletnya lebih fokus lagi. Karena tujuh bulan persiapan trus rusak hanya karena lelah diperjalanan kan sayang, belum jet lagnya," kata Dirdja.

"Ini melihat dari pengalaman kami sebelumnya juga. Seperti di Olimpiade London, juga saat persiapan ke Korea," pungkasnya.

(mcy/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads