Imam mendatangani pelatnas voli pantai di Hotel Grand Bali Beach, Minggu (19/6) siang. Dalam kunjungannya itu, Imam berdialog dengan atlet dan menerima curahan hati mereka.
"Atlet-atlet ini adalah harapan, punya mimpi besar dan sejarah yang akan ditorehkan. Pemerintah akan mensupport, mendukung dan dengan doa masyarakat. Semua pasti ingin bermimpi jadi juara. Tapi saya harapkan dengan suasana hati harus enjoy, tenang, tidak ada beban apapun. Kalau ada beban, katakan kepada saya," ujar Imam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Menurut Imam, dengan tampil tanpa beban bisa membuat mental bertandingan semakin kuat, meski hal itu memang sulit dilakukan oleh para altet-atlet tersebut. Imam ingin dengan suntikan dukungan ini, bisa memacu motivasi dan semangat para atlet.
"Hati kita ditata, ketulusan kita yakin bahwa apa yang kita tuluskan akan tercapai. Jangan jadikan beban, jauh dari pacar, keluarga, saya yakin hasilnya akan manis sekali, kalau tanpa beban," lanjut Imam.
Pada kesempatan tersebut, cabor renang melalui pelatihnya Albert C Sutanto mengatakan bahwa timnya sempat mengalami kendala, bahwa tempat latihan mereka berlatih di Bali kurang nyaman.
"Kendala kami cuma startbloknya yang terbuat dari batu sehingga menganggu pijakan kami. Selain itu kami masih membutuhkan tambahan tim massure juga karena mereka cukup berat latihannya harus recovery," curhat Albert.
Pun demikian dengan tim voli Indonesia, yang menyampaikan kesiapannya tampil di kualifikasi Olimpiade pada 25 Juni mendatang. Pelatih M Slamet hanya berharap pemerintah bisa mendukung penuh perjuangan atlet-atletnya.
Menanggapi keluhan dan permintaan tersebut, Menpora akan segera mencari opsi-opsi terbaik agar kendala tersebut tak menjadi hambatan dalam kesiapan atlet-atlet tersebut.
![]() |
"Saya tidak ingin ada soal yang belum diselesaikan dan dibuka setelah Olimpiade. Saya tidak ingin kendala jadi penghambat mimpi itu. Masih ada waktu, kita akan mencarikan solusinya," ucap dia.
Sementara itu, Imam kembali mengatakan bahwa pemerintah mempunyai program untuk mempersiapkan dana pensiun bagi olimpian-olimpian kelak di hari tua. Dia juga memastikan bahwa atlet-atlet yang berangkat ke Brasil akan mendapatkan fasilitas pesawat dengan tiket bisnis. (ads/din)













































