Acara pengukuhan tersebut diadakan di Auditorium Kemenpora, Jln. Gerbang Pemuda No.3 Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2016) sore.
Indonesia telah meloloskan 25 atlet yang berasal dari dari cabang panahan (4 atlet), bulutangkis (10), atletik (1), angkat besi (7), balap sepeda (1), dan dayung (2). Jumlah tersebut masih bisa bertambah maksimal lima, karena Indonesia akan mengikuti kualifikasi di cabang renang, dayung, dan lari maraton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bagian terpenting bagi para pejuang kita untuk terus menggelorakan semangat Merah Putih. Semoga nanti ada kejutan, ada sejarah yang lahir dari hati dan perjuangan teman-teman semua. Yang kedua, semangat 'Indonesia Bisa Emas!' sudah kami lakukan sehingga saya berharap ke depannya seluruh masyarakat Indonesia bisa menggelorakan slogan ini," tambahnya.
"Pemerintah juga tentu akan terus memantau di mana ada kekurangan, di mana itu harus ada intervensi, seketika itu juga kami lakukan. Agar mereka berangkat sampai pulang betul-betul kami kawal sebagai bentuk penghormatan bagi delegasi Indonesia yang berangkat ke Brasil."
Terlepas dari itu, Imam juga mengatakan bahwa pemerintah tidak ingin membebani atlet dengan target-target tertentu yang telah ditetapkan.
"Pemerintah tentu punya target tetapi itu jangan sampai terlalu dibebani, karena yang paling penting adalah melawan kita sendiri. Mereka harus kita support. Selain doa, pelatih, juga mereka sendiri. Semua favorit dan berpeluang mendapat medali," imbuhnya.
![]() |
Sejak 1992 Indonesia selalu memperoleh medali emas dari cabang bulutangkis, kecuali pada Olimpiade 2012 di London. Empat tahun lalu Indonesia membawa pulang dua medali dari cabang angkat besi: perak atas nama Triyatno dan perunggu atas nama Eko Yuli Irawan.
Sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di Olimpiade, olahragawan "Merah Putih" menghasilkan total 6 emas, 10 perak, dan 11 perunggu. Medali pertama (perak) disumbangkan trio pepanah -- Lilies Handayani, Nurfitriyana, Kusuma Wardhani -- pada Olimpiade 1988 di Seoul, Korea Selatan.
(mcy/a2s)












































