Satu bulan jelang Olimpiade, atlet-atlet para atlet peserta dihadapkan pada tantangan yang luar biasa. Mereka akan menjalani hari libur yang panjang bersama keluarganya masing-masing.
Pekan depan umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri. Bagi atlet muslim tentu ini menjadi hari yang paling ditunggu. Di samping suasana kumpul keluarga, segala jenis kue-kue lebaran menjadi sesuatu yang mereka tunggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Minggu depan mereka libur dulu latihannya dan kembali ke daerah masing-masing. Setelah itu, tiga hari pasca lebaran mereka akan latihan kembali di Yogyakarta," kata Sekretaris Jenderal PP Perpani, Alman Hudrie, kepada detikSport, di Kantor Kemenpora pada Jumat (1/7/2016).
Kendati mendapat libur panjang, Alman tetap mengimbau kepada seluruh atlet untuk tetap menjaga kondisi fisiknya selama berada di luar pelatnas, mengingat waktu menuju Olimpiade menyisakan kurang dari satu bulan.
"Semoga di hari libur nanti anak-anak tetap bisa memanfaatkan waktu luang selain berkumpul dengan keluarga, juga menjaga kondisi fisik masing-masing," imbuhnya.
"Artinya pola makannya diatur dan tidak sembarangan ambil makanan. Sebab, bagaimanapun juga mereka masih dalam masa pemusatan latihan untuk Olimpiade. Jangan sampai hal-hal non teknis justru jadi kendala," tambahnya.
Indonesia telah meloloskan empat atlet panahan ke Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Mereka adalah Ika Yuliana Rochmawati (nomor perorangan recurve putri), Riau Ega Agatha Salsabila (nomor perorangan recurve putra), dan nomor beregu recurve putra yang terdiri dari Riau Ega.
Muhammad Hanif, dan Hendra Wijaya. Mereka ditargetkan PP Perpani untuk bisa meraih medali di pesta olahraga terakbar yang digelar pada 5 sampai 21 Agustus mendatang. (mcy/cas)











































