Perenang Indonesia Berharap Pintu Terakhir ke Rio

Perenang Indonesia Berharap Pintu Terakhir ke Rio

Mercy Raya - Sport
Minggu, 10 Jul 2016 17:55 WIB
Perenang Indonesia Berharap Pintu Terakhir ke Rio
Foto: Al Bello/Getty Images
Jakarta - Walaupun gagal menembus limit A kualifikasi Olimpiade pada Prancis Terbuka baru-baru ini, tim renang Indonesia tinggal berharap lolos ke Rio de Janeiro lewat pintu terakhir.

Kesempatan terakhir tersebut adalah jalur limit B kualifikasi yang sudah dikantongi para perenang Indonesia, tapi keputusan akan di induk organisasi renang dunia atau FINA.

Pekan lalu di kejuaraan Prancis Terbuka di Stade Aquatique de Vichy, Bellerive-sur-Allier, tiga atlet Indonesia yang tampil gagal mencapai limit A tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Triyadi Fauzi Siddiq memang berhasil menyabet medial perak di nomor 100 meter gaya kupu-kupu. Namun, catatan waktunya, 53,38 detik, masih di bawah batas 52,36 detik.

Begitu pula dengan Glenn Victor dan I Gede Siman Sudartawa. Glenn yang turun di nomor yang sama hanya mampu finis di peringkat keempat dengan waktu 52:04 – jauh dari catatan terbaiknya di 52:90. Adapun Siman, yang tampil di nomor 100 meter gaya punggung, hanya membukukan 25:35, aliasih masih 2,1 detik di bawah limit A.

Siman memang berhasil meraih medali (perunggu) di nomor 50 meter, namun nomor tersebut tidak masuk dalam kualifikasi Olimpiade.

"Sebenarnya kami sangat optimistis bisa menembus limit A, cuma memang kendala muncul di saat-saat terakhir. Misal, visa tidak keluar sesuai rencana, makanya saat tiba di Prancis 30 Juni, padahal 2 Juli sudah harus mulai lomba," kata pelatih renang Indonesia, Albert C. Suanto, saat dihubungi detikSport, Minggu (10/7/2016).

"Perbedaan waktu juga membuat anak-anak jetlag. Kendala nonteknis itulah yang membuat anak-anak jadi tidak perform saat bertanding."

Kendati gagal lolos limit A, perenang Indonesia masih berpeluang untuk tampil di Olimpiade melalui jalur kualifikasi limit B.

Saat ini sudah ada empat perenang Indonesia yang telah menembus limit B. Selain ketiga atlet tersebut, nama lain adalah dan Aflah Fadlan Prawira.

"Kita tetap pakai jalur kualifikasi karena kita sudah lolos limit B. Jadi kita submit atlet-atlet kita yang lolos. Setelah itu, kita tinggal menunggu invitation letter dari FINA," tukas Albert.

Keputusan dari FINA dijadwalkan akan keluar pada pertengahan Juli.

(mcy/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads