Bertempat di Ballroom Hotel Peninsula, Jakarta, Senin (18/7/2016), Kemenpora menggelar acara Peningkatan Kapasitas/Sosialisasi Jabatan Fungsional Pelatih dan Asisten Pelatih Olahraga di lingkungan Kemenpora. Acara ini dibuka oleh Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan, Marheni Dyah Kusumawati.
Menurut Marheni, dari tahun 2007 sampai 2015 pelatih-pelatih yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di bawah Kemenpora memang belum terdata dengan baik. Oleh karena itu, pihaknya mengumpulkan sebanyak 193 pelatih atau asisten pelatih yang terdaftar menjadi PNS di Kemenpora.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya melihat sebenarnya pelatih atau asisten pelatih yang menjadi PNS di Kemenpora ini memiliki potensi untuk melahirkan bibit muda atlet berprestasi. Sebut saja seperti ada atlet lari andalan Indonesia yang rekornya masih belum terpecahkan, yakni Suryo Agung. Dia salah satu mantan atlet yang memiliki sertifikasi kepelatihan dengan baik. Sayang sampai saat ini kemampuan dia sebagai pelatih harus bisa disalurkan dengan baik untuk mencetak pelari baru Indonesia," tambahnya.
"Ke depan, saya ingin setelah pertemuan ini, kita memiliki database terhadap 193 pelatih yang ada di Kemenpora. Dari situ kita bisa tahu satu persatu kemampuan pelatih yang juga pegawai negeri sipil di tempat kita. Kalau memang mereka masih belum ada yang memiliki sertifikasi kepelatihan dengan baik, kami dari pemerintah akan membantu mereka untuk memenuhi itu. Sementara yang sudah memiliki sertifikasi akan kita tingkatkan lagi untuk bisa menjadi pelatih-pelatih andal di masing-masing cabor yang dia tangani," kata Marheni.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelatih pada Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan, Suyadi Pawiro, mengatakan, para peserta diharapkan bisa mengikuti dan memanfaatkan acara ini dengan sebaik-baiknya untuk bisa menjadi bekal untuk menjalankan karier sebagai pelatih sekaligus PNS.
"Dari 193 pelatih atau asisten pelatih yang di bawah lingkungan Kemenpora, yang sudah hadir pada acara ini ada sekitar 145 pelatih. Ke depan dengan acara ini bisa menjadi jembatan kordinasi untuk jenjang para peserta sebagai pelatih dan pegawai negeri," kata Suyadi. (mfi/nds)










































