Pemerintah memang telah mengumumkan untuk mulai merenovasi venue untuk Asian Games 2018 mulai bulan Juli. Ada 14 venue di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta yang harus diperbaiki sesuai ketentuan Olympic Council of Asia (OCA). Itu masih ditambah dua venue yang harus dirombak total dan dibangun: Velodrome di Rawamangun dan venue berkuda di Pulo Mas.
Tapi faktanya, sampai saat ini pemerintah belum bergerak. Belum ada kegiatan renovasi bangunan di GBK. Bahkan menurut pemantauan detikSport, area pedestrian GBK yang sebelumnya telah diratakan oleh Satgas, cenderung dibiarkan begitu saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, nanti biar OCA saja yang menilainya seperti apa," ketus Yayuk.
Sementara itu, Deputi IV Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga yang juga anggota Satgas Infrastruktur Asian Games, Gatot S Dewa Broto, tak menyangkal jadwal renovasi molor dari jadwal. Gatot mengatakan ada beberapa bagian lelang pekerjaan renovasi yang belum rampung.
"Tapi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Basuki Hadimuljjono) telah memastikan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Imam Nahrawi) bahwa pekerjaan renovasi venue Asian Games 2018 tidak akan mundur lagi. Ini dikarenakan sejumlah hal teknis," kata Gatot.
"Lebih baik mundur sedikit daripada nanti ada masalah pada pelaksanaannya," imbuh dia.
(mcy/fem)











































