Visa Keluar, Toni Syarifudin Akhirnya Bisa Berlatih di San Diego

Visa Keluar, Toni Syarifudin Akhirnya Bisa Berlatih di San Diego

Mercy Raya - Sport
Kamis, 28 Jul 2016 00:30 WIB
Visa Keluar, Toni Syarifudin Akhirnya Bisa Berlatih di San Diego
Foto: detikcom/dita
Jakarta - Rencana Toni Syarifudin untuk berlatih di San Diego, Amerika Serikat, jelang Olimpiade 2016 akhirnya terwujud. Visa yang ia butuhkan sudah keluar.

Rencana Toni untuk menjalani latihan di San Diego sempat terganjal masalah visa yang belum selesai diurus. Akibatnya, keberangkatan atlet BMX Indonesia itu pun mundur dari jadwal semula.

Visa yang dibutuhkan Toni baru keluar pada hari Sabtu (23/7/2016) lalu. Hari Rabu (27/7), Toni akhirnya bisa berangkat menuju San Diego.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sabtu kemarin visa Toni akhirnya keluar, jadi malam ini ia akan berangkat ke Singapura dulu, kemudian besok lanjut ke San Diego," kata Chef de Mission Olimpiade sekaligus Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari, Rabu (27/7/2016).

Terpilihnya San Diego sebagai lokasi pemanasan Toni sebelum ke Olimpiade karena sirkuit bernama Chula Vista itu merupakan replika trek super cross yang akan digunakan atlet pada Olimpiade di Rio de Janeiro, Brasil nanti. Untuk itu, PB ISSI menilai penting bagi Toni untuk berangkat dan menjajal trek tersebut. Terlebih, atlet-atlet dari Amerika, Australia, bahkan tuan rumah juga pemanasan di sana.

Okto tak mempersoalkan jika waktu yang diperoleh Toni untuk menjajal trek menjadi sedikit karena baru bisa menuju ke San Diego. Pada awalnya, Toni berencana untuk ke San Diego usai Idul Fitri. Namun, karena terkendala visa yang belum keluar, keberangkatannya pun mundur.

"Kan Toni juga tidak harus tanggal 5 Agustus ke Rio, bisa nanti mendekati pertandingan. Jadi masih ada waktu untuk uji trek di sana dan kami juga sudah pegang jadwal latihan. Tapi di luar itu yang perlu diketahui adalah Toni itu sudah melakukan persiapan di Banyuwangi. Intinya dia hanya ingin coba trek saja, karena latihannya sudah di Banyuwangi," ujar Okto.

Okto yang juga merupakan Bos Mahkota Promotion ini pun berharap Indonesia bisa segera punya trek super cross seperti di San Diego sebagai proyeksi untuk Olimpiade 2020.

"Ini yang mau kita jadikan referensi, artinya di Olimpiade 2020 mestinya replika trek super cross ini ada di Indonesia, supaya semua atlet bisa ujicoba di Indonesia. Karena kita berpikir kenapa harus ke Chula Vista karena itu merupakan replikanya," pungkas dia.

(mcy/nds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads