Bersama pelatih Boudewijn van Opstal dan Muhamad Hadris, La Memo dan Dewi menjalani pemusatan latihan selama sepuluh hari di Amsterdam lebih dulu. Barulah terbang ke Rio dan tiba pada Sabtu (30/7/2016).
Dalam rilisnya, duo pedayung Merah Putih yang akan tampil di rowing nomor single scull itu segera melakukan latihan setelah tiba di Rio. Pertama-tama mereka melakukan setting perahu dan dayung. Kemudian menjajal venue. Selama berlatih, mereka mendapatkan pengawasan dari Chef de Mission Raja Sapta Oktohari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memo dan Dewi mendapatkan tiket Olimpiade lewat babak kualifikasi Asia-Oceania di Chungju, Korea Selatan, di bulan April. Persiapan di Amsterdam dipilih untuk menakar kekuatan pedayung Eropa.
![]() |
"Dayung boleh dibilang olahraga orang Eropa dan sangat jarang orang Asia yang mampu menyamai tingkat para pedayung Eropa, meski kami melihat peningkatan yang pesat (dari Memo dan Dewi),"
"Saya kira mereka bisa bersaing dengan kompetitor dari Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. Saya juga berharap mereka bisa memberikan perlawanan terhadap pedayung Eropa. Kami akan berusaha mengalahkan mereka," harap dia.
(mcy/fem)












































