Jamalidin tak sekalipun naik podium hingga etape keenam. Sebelum menjalani etape ketujuh pebalap pelatnas itu bahkan ada di urutan ke-37 papan klasemen umum. Total catatan waktunya hingga etape keenam 20 jam 22 menit dan 34 detik alias berjarak 36 dan 23 detik dari Amir Kohladouz dari Pishgaman Cycling Team Iran yang menguasai yellow jersey.
Namun, Jamalidin yang kali ini membela pebalap pelatnas yang memperkuat Singhai Infinite Cycling Team, membuat gebrakan. Dia cuma tertinggal 0,19 detik dari sang juara Saxon Irvine Irvine ari Data #3Cisco Racing Team yang mencatatkan waktu tiga jam 5 menit dan 15 detik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Wawan, penampilan kurang sip Jamalidin di kompetisi kali ini disebabkan si pebalap tengah berada pada masa adaptasi dengan tim barunya. Pebalap 21 tahun itu memang belum lama bergabung dengan Singha Infinite Cycling Team. Dia teken kontrak dengan tim Thailand itu awal Agustus ini.
"Saya lihat kok penampilan Jamal seperti kurang lepas. Sebastian (Duclos, manajer Singha) sempat melemparkan pertanyaan kepada saya di malam setelah etape keenam selesai ada apa dengan Jamal?"
"Malam itu juga saya ajak bicara kenapa kok kurang bagus dan lain sebagainya. Setelah mendapatkan penjelasan saya beri tantangan kepadanya: kalau besok tidak podium saya akan keluarkan tarik dia dari Singha dan keluarkan dari pelatnas.
"Ternyata Jamal bisa menjawab tantangan itu dengan cukup bagus. Saya beri acungan jempol kepadanya," tutur Wawan.
Femi Diah / Detiksport |
Dadi menempati urutan kedua pada klasemen umum. Pebalap asal Sumedang, Jawa Barat itu berjarak 1 menit dan 22 detik dari pemilik yellow jersey, Amir Kolahdouz yang membukukan waktu 22 jam 51 menit dan 45 detik.
(fem/rin)












































Femi Diah / Detiksport