Satu Emas untuk Atlet Binaraga Indonesia di Singapura

Satu Emas untuk Atlet Binaraga Indonesia di Singapura

Mohammad Resha Pratama - Sport
Senin, 15 Agu 2016 21:20 WIB
Satu Emas untuk Atlet Binaraga Indonesia di Singapura
Hanna Rosanna (Foto: Istimewa)
Singapura - Ada tiga atlet binaraga Indonesia yang meraih hasil oke di kejuaraan NABBA Singapore Grandprix 2016. Keberhasilan ini diharapkan jadi modal penting menatap kejuaraan dunia November mendatang.

Tiga atlet binaraga yang terjun di NABBA Singapore Grandprix, Minggu (14/8/2016) adalah Boy Stenly serta dua atlet wanita Hanna Rosanna Dewi dan Anoy Roz. NABBA Singapore Grandprix adalah salah satu event resmi dari asosiasi atlet binaraga dan fisik amatir dunia (NABBA) yang beranggotakan 60 negara termasuk Indonesia.

Ketiganya berhasil menyumbangkan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu. Medali emas disumbangkan Hanna Rosanna Dewi di kategori supermodel. Selain itu Hanna juga memberikan dua perak di kategori sportmodel dan bikini model serta meraih gelar Pro Card.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anoy Roz


Satu perak lainnya disumbangkan Anoy Roz di kategori women figure. Sedangkan perunggu dipersembahkan Boy Stenly di kategori binaraga
class 3.

Boy Stenly


"Alhamdulillah atlet Perbafi berhasil menyumbangkan medali dan membuat nama Indonesia harum padahal perjuangan mereka ini tanpa dukungan pemerintah sedikit pun," ujar Ketua Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia (Perbafi), Kemalsyah Nasution, dalam rilis yang diterima detikSport.

"Tapi bagi Perbafi memang pahlawan itu tanpa pamrih. Jadi kami senantiasa saja berjuang mengharumkan nama Indonesia. Saat ini atlet
masih berada di Singapura dan akan kembali malam ini (Senin)," sambungnya.

Sukses ini seraya membuktikan kualitas atlet Perbafi yag pada bulan April lalu meraih sembilan emas dan tiga perak di Mortal Battle Singapore 2016.

Perbafi juga berhasil mengantarkan Dody Syahputra sebagai Mr Asia Pasific saat tampil di NABBA/WFF Asia Pacific di Adelaide, Australia, Mei silam.

Namun, sukses ini tak bikin Perbafi puas karena mereka masih ditunggu tugas berat untuk membawa atletnya berjaya pada Kejuaraan Dunia di Inggris dan Irlandia Oktober mendatang.

"Kami tidak ingin menyerah dengan keadaan. Meski tanpa bantuan pemerintah, kami juga ingin membuktikan diri bisa memberi sumbangsih
membanggakan bagi negara. Kami berharap bisa meneruskan tren positif ini di Kejuaraan Dunia nanti," tutupnya.

Baca juga:

Usai Juara di Australia, Binaragawan Indonesia Ini Tembus Level Dunia
Pembuktian Adya Novaly di Kejuaraan Binaraga Level Dunia



(mrp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads