detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 19 Agu 2016 18:33 WIB

Arak-Arakan Emas Olimpiade di Jam Sibuk, Kemenpora Minta Maaf pada Warga Jakarta

Mercy Raya - detikSport
Foto: Reuters Foto: Reuters
Jakarta - Kemenpora telah memastikan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan diarak setibanya mereka di Bandara Soekarno Hatta Selasa (23/8/2016), pekan depan. Akan dilakukan saat jam sibuk warga Jakarta, Kemenpora meminta maaf dan minta pemakluman dari masyarakat ibukota.

Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir akan diarak setelah menjadi pahlawan penyumbang medali emas untuk Indonesia di Olimpiade 2016. Rencananya pasangan ganda campuran terbaik Indonesia akan diarak di atas kendaraan terbuka yang dikirim langsung dari Bandung, bahkan rencananya walikota Bandung, Ridwan Kamil, akan ikut serta dalam arak-arakan tersebut.

"Semula memang kami ingin menggunakan bis dari Jakarta tetapi tidak ada yang tersedia saat itu. Kemudian disarankan ambil dari dua tempat Solo dan Bandung. Surat sudah kirim dispora Bandung. Sudah minta izin walikota dan akan diperbolehkan," kata Deputi IV Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, Jumat (19/8/2016), usai melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak. Dalam rapat tersebut hadir protokol Istana Sekretariat Presiden, Dispora Bandung, Ditlantas Polda Metro, Angkasa Pura 2, KONI, hingga PB terkait.

"Dari sana walikotanya ternyata juga minta diizinkan untuk ikut sekaligus sebagai sosialisasi PON 2016 dan Asian Games 2018. Jadi sosialisasi dimulai dari Jakarta to Bandung. Sehingga wajar jika Ridwan Kamil ada di situ," kata Gatot menepis adanya unsur politis di sana.

Nantinya, bus akan tiba di Jakarta pada Minggu (21/8) dan akan didesain sesuai dengan nuansa Olimpiade, sedangkan atribut bus akan ada unsur PON dan Road to Asian Games.

Rencananya, konvoi akan dimulai pukul 16.00 WIB dengan mengambil titik start Cengkareng hingga jalan tol keluar Semanggi menuju Sudirman, kemudian bunderan HI, MH Thamrin dan langsung ke Istana. "Kami tahu jam tersebut adalah rush hour atau pas pulang kantor. Karenanya kami mohon maaf pada masyarakat pada Selasa sore, sekitar pukul 4 hingga maghrib di ruas jalan tertentu akan ada kemacetan," ungkapnya.

"Untuk itu juga kami juga melibatkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan forerider (polisi pengawal) dan ambulance. Sementara untuk kepolisian hari ini sudah mulai mengumumkan agar masyarakat bisa tahu sedini mungkin," ungkapnya.

Menyoal rangkaian acara di Istana, Gatot mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan protokol istana. "Kami usulkan nanti saat atlet dan pelatih, manajer, dan bapak Menpora serta pihak yangg mendampingi. Minimal Tunjukkan medali yang sudah diperoleh oleh empat atlet Indonesia," pungkasnya.

(mcy/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed