Bersama Liliyana Natsir, Tontowi berhasil meraih medali emas dari Olimpiade 2016 Rio. Mereka menjadi satu-satunya penyumbang emas untuk Indonesia di ajang olahraga paling akbar sejagat itu.
Owi tiba di bandara Soekarno Hatta pada Selasa (23/8/2016) petang. Disambut Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, mereka juga ditunggu kedua orang tuanya, Mohammad Husni Muzaitun dan Masruroh dan satu ponakannya, Chelsea Aghania Fauziah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bersyukur kepada Allah. Saya memang sudah menyangka Owi bisa juara. Kalau ketemu Zhang Nan dan Zhao Yunlei dengan tenang Insya Allah bisa menang," kata Husni.
"Ada dua resep untuk mendapatkan ini doa dan latihan. Saya suka bacain ayat kursi dan Yasin," ucap dia.
Usai memenangi laga final pada 17 Agustus lalu, Owi langsung meminta kedua orang tuanya menjemput langsung ke bandara. Lewat sambungan telepon Husni menyanggupi permintaan anaknya itu.
"Setelah diminta Owi buat ke bandara tanggal 23 saya sudah siap-siap. Dia yang minta saya dan ibu buat penjemputan," tutur Husni.
Persiapan yang dilakukan Husni terkait kebugarannya karena harus nyetir sendiri dari Desa Salandaka, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah. Mereka menempuh perjalanan enam jam pada Senin (22/8/2016). Pilihan untuk perjalanan ke Jakarta memang tak banyak. Kalau tak memyetir sendiri, mereka bisa naik kereta dari Kroya atau pesawat dari Cilacap.
"Dari rumah nyetir sendiri. Saya sudah biasa nyetir ke Jakarta, paling istirahat sekali buat sholat. Tapi ternyata hari ini lelah sekali makanya saya langsung ke kantor Menpora saja tidak ikut arak-arakan, ucap dia.
Sementara itu, istri Owi, Michelle Ahmad, memilih untuk menunggu di Kantor Kemempora.
(fem/din)











































