Demikian hal itu disampaikan Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, gato S. Dewa Broto, dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora Senayan, Selasa (6/9/2016).
Menurut Gatot, arak-arakan ini dilakukan sebagai puncak dari keseluruhan rangkaian Hari Olahraga Nasional, yang jatuh pada 9 September mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rangkaian acaranya dimulai dari Bandara Juanda menuju Ahmad Yani lalu ke Grahadi, dan berakhir di Stadion Gelora Deltras, Sidoarjo. Nantinya para atlet itu akan kembali berparade di atas bus bandros milik Arema setibanya mereka di bandara.
Adapun susunan konvoi adalah patwal, lalu ada motor gede, kemudian diikuti mobil truk untuk media, bandros, lalu yang terakhir adalah ambulance. Di atas bandros akan diisi Tontowi dan Liliyana, lalu Eko Yuli Irawan, dan Menpora Imam Nahrawi, dan beberapa atlet unggulan dari Jawa Timur.
Selepas dari acara arak-arakan itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga direncanakan hadir pada acara puncak Haornas pukul 19.00 -20.00 WIB. "Hanya satu jam karena ada agenda lain," pungkasnya.
Selain arak-arakan, di Haornas nanti juga akan ada jugling massal yang melibatkan 1.000 peserta yang terdiri dari para atlet.
"Kami perkiraan antara 30 ribu sampai 40 ribu orang akan tumpek blek di Stadion Gelora Delta, dengan semangat Ayo olahraga menggelorakan olahraga di tingkatan terbawah," pungkasnya. (mcy/din)











































