detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 09 Sep 2016 20:54 WIB

JK Ingin Atlet-atlet Termovitasi untuk Lebih Berprestasi, Menpora Kampanyekan 'Ayo Olahraga'

Amalia Dwi Septi - detikSport
Foto: @kKEMENPORA_RI
Sidoarjo - Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap momentum Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh pada hari ini, Jumat, 9 September 2016, dijadikan sebagai pelecut kepada atlet-atlet untuk lebih berprestasi.

Perayaan Haornas yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa timur, Jumat (9/9) malam, dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bersama Wapres RI Jusuf Kalla, bersama Gubernur Jawa Timur Soekarwo serta para Olimpian dan atlet-atlet lainnya.

Acara Haornas diawali dengan festival juggling yang dilakukan oleh seribu anak-anak. Kegiatan ini sekaligus memecahkan rekor MURI. Suasana meriah sudah tampak terlihat dengan hadirnya ribuan penonton.

Dalam sambutannya Wapres Jusuf Kalla mengatakan bahwa Haornas ini dijadikan sebagai ajang evaluasi untuk bisa meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di masa mendatang. JK juga mengingatkan bahwa pentingnya berolahraga bagi masyarakat.

"Pada hari ini untuk memperingati Haornas. Setiap memperingati atau peringatan lainnya adalah tempat kita mengevaluasi, bersyukur dan merenung apa yangg sudah kita dicapai dan belum dicapai. Tentu dalam hal ini olahraga," ujar JK.

"Kita bergembira bahwa olimpiade 2016 tahun ini, kita mendapatkan medali perak dan emas. Apa yang mereka capai membanggakan kita semua dan anak cucu. Sebagai negara besar. Saya yakin di masa datang. Medali emas bisa kita raih lagi dengan kerja keras.

"Olahraga mempunyai manfaat banyak, memberikan kita kesehatan, kekuatan dan kegimbiraan. Persahabatan antarsesama, kejujuran dan sportivitas serta memberikan disiplin dan kehormatan," katanya.

JK berharap kesuksesan para Olimpian tahun ini bisa mendorong semangat bagi atlet-atlet di ajang selanjutnya, seperti Asian Games 2018.

@KEMENPORA_RI

Sementara itu Menpora Imam Nahrawi mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menggelorakan kembali semangat berolahraga di seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan Indonesia Sehat dan Produktif.

"Budaya berolahraga tidak dapat tumbuh secara instan, tetapi harus melalui proses berjenjang dan berkesinambungan, dimulai dari lingkungan terkecil sampai komunitas masyarakat yang lebih besar. Oleh karena itu, sangat diperlukan peran serta keluarga dengan menerapkan pola hidup aktif dalam aktifitas sehari hari," tambah menteri yang di kalangan anak-anak muda akrab dengan sebutan Cak Imam ini.

Menpora mengatakan, sesuai dengan kebijakan Pemerintah melalui Nawacita Presiden Joko Widodo yang ingin meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia yang sehat dan produktif, maka tema peringatan HAORNAS XXXIII 2016 adalah, "Ayo Olahraga Untuk Indonesia Sehat dan Produktif."

"Melalui tema ini, Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat bisa bersatu padu dan bersinergi untuk menggelorakan kembali "Gerakan Ayo Olahraga" agar olahraga menjadi budaya dan gaya hidup masyarakat di kota dan di desa," pinta Cak Imam.

Dengan diposisikannya olahraga sebagai kebutuhan dan gaya hidup, menurutnya, secara tidak langsung akan membuka ruang yang luas bagi bermunculannya bibit-bibit potensial olahragawan yang berprestasi untuk selanjutnya dibina dan dikembangkan dengan dukungan Sport Science, menjadi atlet-atlet elit yang berprestasi di tingkat internasional hingga meraih medali dalam Olimpade dan mengibarkan Bendera Merah Putih di hadapan publik mancanegara.

"Saya mengajak seluruh aparatur sipil yang mengurusi bidang olahraga di provinsi dan kabupaten/kota untuk menggelorakan dan menyemarakkan "Ayo Olahraga" sampai lingkungan terkecil sehingga tercapai masyarakat yang sehat dan produktif. Tantangan dan persaingan olahraga Indonesia ke depan semakin penuh persaingan dan akan sulit dicapai tanpa kerja keras kita semua untuk mengedepankan pembinaan karakter yang positif, dan kebersamaan dalam persaingan yang sehat dan bebas doping."

Perayaan Haornas juga diwarnai dengan tarian-tarian klausal dan tradisional. Puncaknya, ada kegiatan memanah yang diikuti oleh ratusan pemanah dan seni-seni tradisional lainnya.

(ads/a2s)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com