Mantan Atlet PON Jateng Tewas Overdosis
Rabu, 30 Mar 2005 05:07 WIB
Semarang - Hidup atlet tak selamanya dekat dengan kesehatan fisik. Mantan atlet PON Jawa Tengah Johanes Turalakkey (55), misalnya, justru tewas mengenaskan karena overdosis obat terlarang.Ia ditemukan tewas di rumahnya, Perumnas Payung Mas, Jl Tlogo Blok G No 70 Pudak Payung, Semarang, Selasa (29/3/2005) siang. Tubuhnya tertelungkup di kasur lantai dan terbungkus selimut.Saat ditemukan, alat penghisap shabu ada di sekitarnya, VCD porno dan televisi masih menyala. Ihwal penemuan mayat Johanes itu ketika tetangga korban Lisa ditelpon anak Johanes dari Jakarta. Anak korban menanyakan kabar bapaknya yang tak bisa dikontak. Setelahmendapat telpon, Lisa menuju rumah korban. Ternyata sepi dan semua pintu tertutup rapat. Kemudian Lisa menghubungi Untung Triyanto untuk mengecek rumah korban. Untuk masuk ke rumah korban, Untung naik lewat genteng. Begitu sampai didalam, ia kaget karena tercium bau aneh. Lebih kaget lagi, ternyata bau itu berasal dari mayat Johanes. Ia pun melapor ke polisi.Kapolres Semarang Selatan AKBP Harinantanto yang sempat dihubungi menyatakan, Johanes diduga tewas sehari sebelumnya. Hal itu dilihat dari kondisi mayat korban."Paling tidak ia mati kemarin. Mungkin overdosis," jelasnya.Harinantanto menjelaskan, korban hidup sendiri. Sementara beberapa anaknya tinggal di luar daerah seperti Jakarta, dan bahkan ada yang di Singapura. "Karena hidup sendiri itulah, kematiannya baru diketahui hari ini," tandasnya.Kematian Johanes segera membuat geger warga sekitar. Untuk menghindari kekacauan situasi, personil Polres Semarang Selatan segera membawa mayat korban ke RS Kariadi untuk dilakukan otopsi. Menurut rencana, besok Rabu (30/3/2005) mayat korban dimakamkan.Johanes Turalakkey tercatat sebagai atlet terbang layang. Ia mengikuti PON XIII di Jakarta pada tahun 1993 tanpa menggondol piala. Di rumahnya terdapat beberapa foto dan piala prestasi olah raganya di wilayah Semarang dan Jateng. (erk/)











































