Kesiapan Venue Balap Motor PON XIX Sudah Mencapai 90 Persen

Kesiapan Venue Balap Motor PON XIX Sudah Mencapai 90 Persen

Mukhlis Dinillah - Sport
Kamis, 15 Sep 2016 20:10 WIB
Kesiapan Venue Balap Motor PON XIX Sudah Mencapai 90 Persen
Foto: Mukhlis Dinillah/detikSport
Jakarta - Kesiapan Sirkuit Bukit Peusar Kota Tasikmalaya sebagai tempat berlangsungnya pertadingan cabang olahraga balap motor PON XIX/2016 sudah mencapai 90 persen. Panitia Pelakasana optimis pertandingan pada 23 - 25 September mendatang, veneu sudah siap 100 persen.

"Hanya tinggal menambah sarana prasarana pendukung saja seperti tenda dan motor untuk para pembalap," kata Panpel cabor balap motor, Rio Teguh, dalam konferensi pers di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Kamis (14/9/2016).

Rio menjelaskan persiapan Sirkuit Bukit Peusar memang cukup mepet. Mengingat penunjukan veneu untuk cabor balap motor itu baru dilakukan pada awal tahun 2016. Penunjukkan itu dilakukan setelah Sirkuit Gery Mang Subang mengalami kendala teknis dan tidak siap menjadi tuan rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan waktu yang terbilang cukup singkat, baik Panpel dan technical delegate dari PP IMI berupaya optimal untuk menyelesaikan kesiapan Sirkuit Bukit Paseur. Beberapa perubahan signifikan dilakukan untuk memenuhi standarisasi nasional.

"Awalnya lintas Bukit Peusar itu cuma punya panjang 1.137 meter, kita perpanjang menjadi 1.266 meter dengan lebar lintasan bervariasi. Jadi perubahan itu sekitar 30 persen dari bentuk lintasan yang ada saat itu," ucap Rio.

Pemilihan Sirkuit Bukit Peusar tak lain juga untuk meningkatkan grade venue tersebut. Sehingga kedepannya Jabar memiliki empat lintasan balap motor berstandar nasional.

"Tujuannya ke Tasikmalaya itu agar semua sirkuit di Jabar grade-nya naik. Harapannya sirkuit itu menjadi salah satunya venue skala nasional, kita perbaiki standarisasinya. Apalagi Tasikamalaya sebelumnya tidak menjadi tuan rumah cabor apapun," tuturnya.

Selain mempersiapkan lintasan, kata Rio, Panpel juga sudah melakukan memastikan ketersediaan kendaraan bermotor yang akan digunakan para pembalap nanti. Saat ini kesiapan kendaraan sudah mencapai 95 persen dan sesuai dengan standarisasi balap motor.

"Persiapan kendaraan sudah hampir 95 persen, sabtu dan minggu ini pemasangan suspensi spesifikasi untuk balap. Senin pemasangan ban dan selasa semua motor sudah dikirim ke venue," ujar Rio.

Dalam pelaksanaan PON Jabar kali ini, sebanyak 96 atlet yang berasal dari 30 kontingen peserta akan memperebutkan empat medali. Dua medali akan diperebutkan oleh beregu dan dua medali lainnya untuk peseorangan.

"Medali tidak ada yang berbeda. Tetapi untuk kelas balapan ada perubahan. Tahun ini menjadi kelas 125 cc untuk perseorangan dan beregu serta 150 cc perseorangan dan beregu," ucap Rio. (din/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads